Warga Cirebon Ramai-ramai Gelar Petisi Dukungan,Jalan Kaki dari Rumah Pegi ke Jembatan Talun

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Jelang sidang praperadilan, puluhan warga menggelar petisi untuk memberikan dukungan kepada Pegi Setiawan, terduga dalang dari kasus pembunuhan Vina dan Eky pada tahun 2016, di Jembatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (22/6/2024).

Petisi tersebut dilakukan dengan menandatangani spanduk bergambar Pegi Setiawan dan bertuliskan "Bebaskan Pegi Setiawan."

Selain menandatangani spanduk, seluruh kuasa hukum Pegi Setiawan juga membagikan stiker bergambar Pegi.

Pantauan Tribun di lokasi, aksi itu juga turut diikuti oleh keluarga besar Pegi Setiawan.

Terlihat ibu dan adik-adik Pegi ikut serta dengan sama mengenakan kaos yang bergambar foto Pegi dan bertuliskan 'Tim Pengacara Pegi Setiawan'.

Tak hanya mereka, para warga yang melihat pun ikut berpartisipasi.

warga cirebon ramai-ramai gelar petisi dukungan,jalan kaki dari rumah pegi ke jembatan talun

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menunjukkan foto Pegi Setiawan di tahun 2016 yang diyakini menjadi salah satu barang bukti yang menunjukkan bahwa Pegi adalah pelaku kasus pembunuhan Vina dan Eki. (Tangkapan layar Kompas TV)

Para warga tak hanya ikut menandatangani spanduk itu, juga turut serta berjalan kaki dari kampung keberadaan rumah Pegi menuju Jembatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Salah satu kuasa hukum Pegi Setiawan, Toni RM mengungkapkan rasa terharunya terhadap dukungan masyarakat tersebut.

"Saya terharu melihat masyarakat yang luar biasa, menjelang praperadilan berbagai aksi solidaritas gerakan sosial masyarakat yang peduli dengan kebebasan Pegi," ujar Toni saat diwawancarai di lokasi bersama puluhan anggota tim kuasa hukum lainnya, Sabtu (22/6/2024).

Toni menyatakan, bahwa petisi yang dilakukan oleh masyarakat merupakan doa agar sidang praperadilan yang akan digelar pada Senin (24/6/2024) di Pengadilan Negeri Bandung bisa berjalan lancar dan adil.

"Ini sebagai bentuk doa juga dari masyarakat agar praperadilan nanti hakimnya adil, hakimnya jujur, hakimnya objektif dalam memutuskan fakta-fakta biar Pegi bisa bebas," ucapnya.

Lebih lanjut, Toni menjelaskan bahwa pihak kuasa hukum yakin penyidik tidak memiliki alat bukti yang cukup untuk menjerat Pegi Setiawan.

"Karena kami yakin, penyidik tidak memiliki alat bukti bagi Pegi Setiawan."

"Sehingga kami memerlukan hakim yang jujur, objektif sehingga menghasilkan putusan yang adil bagi Pegi Setiawan," jelas dia.

Sementara itu, ibu kandung Pegi Setiawan, Kartini, mengucapkan terima kasih atas dukungan dan simpati dari masyarakat.

"Alhamdulillah senang banget anak saya banyak yang dukungan, masyarakat banyak yang simpatik," kata Kartini.

Kartini berharap agar dalam sidang praperadilan tersebut, Pegi Setiawan dapat segera dibebaskan.

"Semoga dapat hasil yang bagus untuk Pegi Setiawan, segera bebaskan," ujarnya.(*)

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

OTHER NEWS

2 hrs ago

Siapa Pembawa Ransomware ke Server PDN? Telkom Tunggu Investigasi BSSN

2 hrs ago

Ingin Menghilangkan Iklan di HP Xiaomi? Begini Caranya

2 hrs ago

DPR Pertanyakan soal Server PDN Lebih dari 5 hari Belum Pulih: Apa Benar Tier 4?

2 hrs ago

Samsung M15 5G Resmi Rilis di Indonesia Cek Harga dan Spesifikasi Lengkap

2 hrs ago

Blak-blakan! Nadzira Shafa Nyaris Lepas Hijab Usai Dibully Netizen Pasca Meninggalnya Ameer Azzikra

2 hrs ago

Indonesia Segrup dengan Tim Kuat, Gimana Peluang Finis Ke-3 atau 4 di Klasemen?

2 hrs ago

Angelina Sondakh Baru Sadar Makna Wasiat Adjie Massaid, Sempat Merasa Gagal Mewujudkannya

2 hrs ago

Atta Halilintar Hanya Lempar Senyum Setelah Dibandingkan Oleh Ibunya di LamaranThariq Halilintar

2 hrs ago

Partai Demokrat Prediksi Pilgub DKI 2024 Hanya Dipertarungkan Oleh 2 Paslon

2 hrs ago

9 Resep Sayur Penurun Kolesterol Paling Cepat, Aman dan Ampuh

2 hrs ago

Keberadaan dan Ciri Rani dalam Cerita Asli Ipar adalah Maut,Nisa Masih Beri Modal untuk Adiknya

2 hrs ago

Masih Terjadi Kasus Penjualan Pulau Kecil Secara Terang-terangan

2 hrs ago

Jadwal dan Bagan Lengkap 16 Besar Euro 2024: Perancis Vs Belgia

3 hrs ago

Hasil ASEAN Cup U-16 2024 - Singapura Menang Telak Lawan 10 Pemain Filipina

3 hrs ago

Hasil ASEAN Cup U-16 2024 - Pesta Gol Setengah Lusin ke Gawang Laos, Timnas Indonesia Lolos ke Semfinal

3 hrs ago

Menkeu: Pelemahan Rupiah Dipengaruhi oleh Kekecewaan Pasar

3 hrs ago

Cerita Nadzira Shafa Pernah Tergoda Lepas Hijab Sepeninggal Ameer Azzikra,Akui Sempat Goyah

3 hrs ago

Oli Mesin Motor Matic Berkurang, Pahami Dulu Penyebabnya Nih

3 hrs ago

Klasemen Akhir Grup A ASEAN Cup U-16 2024 - Timnas U-16 Indonesia ke Semifinal dan Berpeluang Lawan Thailand atau Vietnam

3 hrs ago

Yakin Dalang Kasus Vina Cirebon Tak Akan Terbongkar,Hotman Paris: Kuncinya di Penyidik Tahun 2016

3 hrs ago

BURSA TRANSFER - Berbekal Jebol Gawang Timnas Jerman, Bomber Swiss Langsung Diminati Man United

3 hrs ago

7 Facial Wash yang Mengandung Salicylic Acid, Bantu Atasi Jerawat

3 hrs ago

Badan Pengawas MA Turun Tangan, Ada Apa dengan Hakim yang Bebaskan Gazalba Saleh?

3 hrs ago

4 Jenis Karakter Anak yang Membuat Mereka Unik dan Berbeda

3 hrs ago

Pembuktian Yamaha NMAX Turbo 2024 Fitur Transmisi Bukan Gimmick

3 hrs ago

Berkunjung ke Jabal Uhud, Gunung Surga dan Saksi Bisu Syahidnya Para Syuhada

3 hrs ago

HASIL ASEAN Cup U16,Timnas Indonesia ke Semifinal Usai Pesta 6 Gol

4 hrs ago

Dipanggil Argentina & Belanda pun, Noa & Estella Loupatty Tetap Pilih Indonesia

4 hrs ago

5 Layanan Gratis yang Ditanggung BPJS Kesehatan Seumur Hidup

4 hrs ago

Sri Mulyani Ungkap Anggaran PDN yang Kena Ransomware Capai Rp 700 Miliar

4 hrs ago

Apakah setelah Pakai Sunscreen Boleh Pakai Bedak? Ini Kata Dokter Kulit

4 hrs ago

MotoGP Belanda 2024 - Posisi Nyaman Jorge Martin untuk Menyerang dan Jangan Kalah Lagi dari Bagnaia

4 hrs ago

Respons Sandy Walsh setelah Timnas Indonesia Segrup dengan Jepang, Arab Saudi, Australia di Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

4 hrs ago

Terjebak Dalam Grup Neraka Timnas Indonesia Hadapi Tantangan Berat di Kualifikasi Piala Dunia 2026

4 hrs ago

Klarifikasi Karang Taruna Tarik Uang Parkir Wisuda Rp 50 Ribu,Korban Syok Lihat Tiket: Parahlah

4 hrs ago

Kemenperin Buka Suara soal Luhut Sebut Ada Investasi Pabrik Tekstil dari China

4 hrs ago

Penyebab Data Tak Mampu Dipulihkan Usai Serangan Ransomware

4 hrs ago

Mobil Enggak Kuat Starter Bisa Jadi Penyebabnya dari Komponen Ini

4 hrs ago

PT ZHN Pecat HR yang Teriaki Calon Karyawan dengan Kata "Sampah"

4 hrs ago

Cara Daftar Beasiswa Unggulan 2024, Bisa Kuliah Gratis di 101 PTS Ini