Menit-menit mematikan tragedi Stadion Kanjuruhan, ‘jeritan, tergeletak tak bernyawa’, cerita para saksi dari sejumlah tribun

menit-menit mematikan tragedi stadion kanjuruhan, ‘jeritan, tergeletak tak bernyawa’, cerita para saksi dari sejumlah tribun

Doa untuk sanak saudara dan rekan yang meninggal dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Tembakan gas air mata yang dilepaskan aparat keamanan ke arah tribun di Stadion Kanjuruhan, Malang, disebut para saksi mata menjadi biang kerok yang menyebabkan kepanikan dan 125 orang meninggal serta lebih 300 lainnya luka-luka.

Stadion Kanjuruhan memiliki 14 tribun (pintu masuk) kelas ekonomi dan satu tribun VIP.

menit-menit mematikan tragedi stadion kanjuruhan, ‘jeritan, tergeletak tak bernyawa’, cerita para saksi dari sejumlah tribun

Lautan awan putih akibat gas air mata disebut menutupi wilayah bagian tribun 10-14 di sisi selatan stadion yang dipenuhi dengan orang tua, balita, anak-anak, dan kelompok remaja.

Wartawan BBC News Indonesia, Raja Eben Lumbanrau mewawancarai sejumlah saksi yang menceritakan menit-menit mematikan Sabtu lalu (01/10) itu dari beragam posisi para penonton.

Mereka adalah Andika Bimantara dan Muhamad Dipo Maulana yang berada di tribun VIP.

Lalu, Fahryanto Bagustuza di tribun 7-8. Risma Eko Widianto berada di tribun 12 dan Chandra Dirawan di tribun 14.

Sebelum pertandingan dimulai

menit-menit mematikan tragedi stadion kanjuruhan, ‘jeritan, tergeletak tak bernyawa’, cerita para saksi dari sejumlah tribun

Fahryanto (21 tahun) dan Dipo Maulana (21 tahun) meluncur menggunakan sepeda motor bersama temannya dari Kota Malang menuju Stadion Kanjuruhan, dari pukul 16:00 dan tiba sekitar pukul 18:00 WIB.

Mereka menghabiskan waktu hingga dua jam dari yang biasanya cukup ditempuh sekitar 40 menit karena jalan yang padat oleh para pendukung tim Arema Malang, atau dikenal Aremania.

Sementara Risma Eko (18 tahun) tiba lebih awal sekitar pukul setengah lima sore. Dia dan teman-teman yang lain melakukan latihan koreografi untuk ditampilkan saat laga berlangsung.

Dua yang lain, Andika Bimantara (25 tahun) dan Chandra Dirawan (19 tahun) tiba antara pukul 18:00-19:00.

Senada, mereka semua menceritakan, situasi saat itu ‘dibanjiri’ dengan pendukung lautan biru, warna kebanggaan tim Arema Malang.

Tidak ada pendukung tim lawan, Persebaya yang diizinkan menonton karena alasan keamanan.

Prit… pertandingan dimulai, ‘situasi masih aman’

Tepat pukul 20:00 WIB, pertandingan Arema Malang lawan Persebaya di mulai.

Andika dan Dipo menyaksikan dari tribun VIP.

Sementara Fahryanto seorang diri di tribun 7-8, Eko di tribun 12 dan Chandra di tribun 14.

menit-menit mematikan tragedi stadion kanjuruhan, ‘jeritan, tergeletak tak bernyawa’, cerita para saksi dari sejumlah tribun

Penonton Arema – Persebaya.

Mereka mengatakan laga pertama berlangsung panas. Masing-masing tim saling menjebol gawang lawan dan tercipta skor dua sama.

Tapi panasnya laga tidak menimbulkan aksi kekerasan di kursi penonton, yang terdengar adalah kata-kata “kasar” dan kekecewaan yang terucap.

Istirahat babak pertama, ‘keributan di tribun 13’

menit-menit mematikan tragedi stadion kanjuruhan, ‘jeritan, tergeletak tak bernyawa’, cerita para saksi dari sejumlah tribun

Ketika turun minum, kata Chandra, di tribun 13 – di sebelah tempat dia menonton – beberapa penonton berkelahi dan diamankan aparat keamanan.

Fahryanto juga melihat insiden di tribun 13 itu. Dari tribun 7-8, dia melihat beberapa orang mengejar yang lain.

Selebihnya, menurut mereka tidak ada insiden besar, hanya nyanyian yel-yel yang bersaut-sautan.

Babak kedua dimulai, ‘situasi mulai memanas’

Babak kedua pun dimulai. Kedua tim bergantian saling menyerang. Namun pada menit 51, Persebaya mencetak gol.

Dalam situasi tertinggal, Eko yang nonton dari tribun 12 menceritakan, para penonton terlihat memanas.

Terdengar ucapan-ucapan kasar yang ditujukan kepada baik pemain Arema maupun Persebaya.

Situasi yang sama juga digambarkan oleh narasumber yang lain, hingga akhirnya memasuki 10 menit akhir pertandingan.

Menurut pengamatan Chandra, beberapa penonton mulai melemparkan plastik berisi air ke lapangan. Alasannya karena beberapa pemain Persebaya, menurutnya, terlihat mengulur-ulur waktu.

Dari tribun Fahryanto, terlihat beberapa penonton juga mulai melempari nasi bungkus dan kantong plastik air.

Arema pun semakin menyerang, namun selama 90 menit plus tujuh menit waktu tambahan, tidak ada gol yang disarangkan.

Pertandingan pun diakhiri dengan kemenangan Persebaya 3-2.

Setelah 10 menit usai pertandingan,’penonton dipukul polisi’

menit-menit mematikan tragedi stadion kanjuruhan, ‘jeritan, tergeletak tak bernyawa’, cerita para saksi dari sejumlah tribun

Usai pluit panjang, tanda akhir pertandingan dibunyikan, polisi segera mengawal pemain Persebaya untuk masuk ke ruang ganti.

Sementara di lapangan, terlihat pemain Arema tertunduk lesu. Lalu mereka, mendatangi tribun penonton untuk menyampaikan permintaan maaf.

Kejadian itu berlangsung sekitar 10-15 menit. Belum ada satu pun penonton yang turun ke lapangan.

Situasi tersebut disebut cukup hening karena penonton masih belum menerima kekalahan.

Lalu, seorang pemain Arema menuju depan tribun 7-8, menurut kesaksian Fahryanto. Terlihat satu orang penonton, yang diikuti tiga di belakangnya, turun ke lapangan dari tribun 9 dan 10.

menit-menit mematikan tragedi stadion kanjuruhan, ‘jeritan, tergeletak tak bernyawa’, cerita para saksi dari sejumlah tribun

Sejumlah penonton turun lapangan setelah pertandingan Arema-Persebaya.

“Penonton menghampiri pemain Arema, terlihat menunjuk ke pemain, seperti meluapkan kekecewaanya. Lalu ia dirangkul pemain itu.

Tapi polisi datang, menghalau penonton, dan melakukan tindakan represif, ditarik bajunya, dipukul hingga jatuh,” kata Fahryanto.

Tiga teman di belakangnya mencoba menolong, namun kembali mendapatkan hantaman keras dari polisi.

“Satu tergeletak, tiga di belakangnya dipukul polisi dan melawan,” kata Fahryanto.

Andika dari tribun VIP juga melihat kejadian tersebut.

menit-menit mematikan tragedi stadion kanjuruhan, ‘jeritan, tergeletak tak bernyawa’, cerita para saksi dari sejumlah tribun

Menurutnya, satu atau dua orang penonton mendatangi pemain Arema namun dipukul mundur oleh aparat keamanan.

“Mereka dipukul tongkat sampai jatuh tergeletak, namun bisa bangkit lalu kabur,” kata Andika.

Melihat tindakan pemukulan polisi itu, ratusan penonton dari segala penjuru tribun, disebut melompat pagar pembatas tribun dan turun ke lapangan yang berjarak setinggi sekitar enam meter.

Fahryanto melihat, kumpulan penonton yang turun pertama kali berasal dari tribun 12. Lalu serentak diikuti oleh ratusan dari tribun lain.

“Di lapangan mereka bentangin poster, bentrok dengan polisi, menolong rekan penonton lain yang terluka,” kata Fahryanto.

Sementara Dipo melihat, ratusan penonton yang turun pertama kali berasal dari tribun 7-8 yang berbarengan dari tribun 10 hingga 12.

Dari tribun 12 sendiri, Eko mengatakan hal yang sama.

menit-menit mematikan tragedi stadion kanjuruhan, ‘jeritan, tergeletak tak bernyawa’, cerita para saksi dari sejumlah tribun

Menurutnya, terdapat seorang penonton yang memberikan aba-aba mengajak para penonton untuk turun. Serentak, Eko melihat, banyak penonton bergegas ke lapangan.

Dari sisi VIP, Andika mengatakan, setelah ratusan penonton turun ke lapangan. Polisi bergerak mundur perlahan ke depan wilayah VIP.

Mereka pun mengeluarkan anjing pelacak untuk memukul mundur para penonton.

Tembakan gas air mata dilepaskan, “ke lapangan hingga tribun”

Setelah terpukul mundur, menurut keterangan Chandra, Fahryanto dan Dipo, polisi untuk pertama kali menembakan gas air mata ke area lapangan.

“Ada sekitar empat tembakan ke lapangan,” kata Dipo.

menit-menit mematikan tragedi stadion kanjuruhan, ‘jeritan, tergeletak tak bernyawa’, cerita para saksi dari sejumlah tribun

Pemain yang turun ke lapangan, ada yang dipukul polisi, kata para saksi mata.

“Setelah tembakan, beberapa massa mundur, namun ada yang terus melawan,” kata Fahryanto.

Andika melihat, beberapa tembakan gas air mata di lapangan dilempar kembali ke arah polisi oleh beberapa penonton di lapangan.

menit-menit mematikan tragedi stadion kanjuruhan, ‘jeritan, tergeletak tak bernyawa’, cerita para saksi dari sejumlah tribun

Polisi disebutkan juga menyemprotkan gas air mata ke arah tribun.

Tembakan ke tribun 12 dan sekitarnya, ‘lautan awan’

menit-menit mematikan tragedi stadion kanjuruhan, ‘jeritan, tergeletak tak bernyawa’, cerita para saksi dari sejumlah tribun

Selang beberapa menit kemudian, Andika, Eko, Chandra, Fahryanto, dan Dipo satu suara menyatakan, dari sisi depan VIP, polisi menembakan gas air mata ke tribun 12.

“Untuk pertama kali, polisi menembak ke arah tribun 12, di gawang selatan,” kata Andika.

“Arah tembakan dari sebelah VIP kanan dekat tribun 14 ke arah tribun 12. Lalu aparat juga terlihat melempar sesuatu, tapi tidak tahu apa. Di tribun 12 itu tidak kelihatan lagi orang, semua putih, hanya samar dan bayangan saja,” kata Fahryanto.

Eko mengatakan,”jelas sekali saya lihat, polisi dari depan VIP menodong pistol ke arah gawang kidul, sekitar tribun 11 hingga 13, ada tiga tembakan,” katanya.

“Pelurunya turun di depan kaki saya, seperti karet,” kata Eko.

Senada, Chandra juga mengungkapkan hal yang sama di tempatnya, tribun 14. “Gas air mata ditembak ke arah tribun 10 hingga 14. Di sini seperti lautan awan, putih semua. Di depan saya gas air mata, saya lempar balik ke lapangan pakai jas hujan,” katanya.

Setelah itu, beberapa polisi juga mengeluarkan tembakan gas air mata ke arah tribun empat dan sisi lainnya, kata Fahryanto yang menyebabkan hampir seluruh tribun terkena dampak gas air mata.

‘Dua orang laki-laki tak bernyawa’

menit-menit mematikan tragedi stadion kanjuruhan, ‘jeritan, tergeletak tak bernyawa’, cerita para saksi dari sejumlah tribun

Lautan asap di tribun 14, kata Chandra, menyebabkan ribuan orang di sana langsung panik, dan berdesakan untuk keluar dari stadion.

“Anak kecil menangis, perempuan pingsan, jeritan di mana-mana, semua berbondong-bondong keluar, tapi pintu 13 ditutup, pintu 14 dibuka, cuma satu pintu,” kata Chandra.

Ia pun mencoba untuk keluar melewati pintu 13, namun ditutup.

“Di kamar mandi pintu 13 yang ditutup, saya lihat dua orang laki-laki tergeletak tidak bernyawa, mungkin kekurangan oksigen, berdesak-desakan dan juga gas air mata,” kata Chandra.

Lalu ia ke pintu 14, tapi penonton berdesakan mencoba keluar.

“Saya lihat ibu-ibu gendong anaknya balita sambil berteriak. Keluar air dari hidung dan mata. Sedih sekali.”

Chandra pun memutuskan untuk melompat ke dalam lapangan. Kemudian dia berlari ke arah pintu lapangan yang terbuka.

Sementara Eko dari tribun 12 mengalami hal yang sama. Dia tidak bisa keluar dari pintu 12, 13 dan 14 karena banyak orang berdesakan mencoba untuk melarikan diri.

“Teriakannya, tolong-tolong, arek wedok [anak perempuan], arek cilik [anak kecil],” kata Eko.

“Saat saya turun ke pintu. Semua pada berdesakan. Akhirnya saya kembali ke atas tribun bersama teman. Lalu menggunakan syal mengibas-ibas asap. Setelah itu saya loncat ke dalam lapangan dan turun lewat pintu samping lapangan,” katanya.

‘Ibu dan anak yang berpelukan, pingsan’

Fahryanto dari tribun 7-8 juga merasakan dampak gas air mata yang ditembakan ke tribun 4 di sebelahnya.

“Gas air mata mengalir ke tempat kami dan menyebabkan penonton di tribun saya panik teriak,” kata Fahryanto.

Dalam kepungan gas air mata, Fahryanto mengambarkan situasinya.

“Seorang ibu pingsan sambil memeluk anaknya, di sebelahnya anak laki-laki pingsan. Lalu beberapa supporter menggendong ibu dan anak-anak itu untuk keluar. Mereka tidak sadar saat digendong, itu karena gas air mata,” katanya.

“Lalu saya juga mendengar orang tua mencari anaknya, di mana anakku – di mana anakku. Panik semua. Lalu di kamar mandi, tiga sampai lima orang remaja tergeletak. Saya trauma membayangkan itu,” kata Fahryanto.

Fahryanto bisa keluar dari stadion setelah melewati pintu 5-6 walau harus antri selama 30 menit di tengah kepungan gas air mata.

Sementara itu di lorong VIP, kata Dipo, puluhan orang yang pingsan, tergeletak kelelahan, sesak nafas dan ada yang terluka.

Lalu Andika yang juga di VIP mengatakan,”kejadian terus teringat, anak kecil nangis, anak kecil cari mama papanya, bapak ibu cari anak di mana, mereka pada lari ke VIP terus bilang anakku hilang. Mereka cari di VIP soalnya di sini tempat penampungan korban. Masih terngiang suara minta tolong sampai sekarang,” katanya.

Situasi mencekam berlangsung hingga di luar stadion. Terjadi insiden pelemparan batu ke arah mobil aparat keamanan dan tindakan saling pukul antara kedua pihak.

‘Semua ini karena gas air mata ke tribun’

Saya menanyakan satu pertanyaan yang sama ke mereka semua, apa yang menjadi pemicu kepanikan penonton yang menyebabkan desak-desakan hingga menimbulkan korban jiwa lebih dari 100 orang?

Andika, Eko, Chandra, Fahryanto, dan Dipo satu suara, penyebabnya adalah tembakan gas air mata polisi ke tribun.

Eko mengatakan,”kalau chaos itu karena gas air mata penyebabnya. Konflik polisi dan suporter itu wajar, tapi gas air mata yang tidak wajar. Semoga ini bisa diusut tuntas, kasihan keluarga korban yang ditinggalkan.”

Chandra mengatakan,”gas air mata pemicu utamanya. Kenapa harus ditembak ke tribun yang tidak bersalah. Gara-gara itu korban jiwa berjatuhan.”

Fahryanto menambahkan,”jelas pemicunya pas ditembak gas air mata ke tribun. Ada ibu-ibu, anak-anak, termasuk orang dewasa, mau keluar tidak bisa, pintu ada yang ditutup, dan yang dibuka pintunya kecil berdesak-desakan,” katanya.

Andhika mengatakan,”gara-gara gas air mata semua jadi kacau, banyak korban diinjak-injak, sesak nafas. Ini harus diusut tuntas, menurut saya yang bertanggung jawab polisi,” ujarnya.

Dipo mengatakan,”orang yang di tribun tidak ikut rusuh, anarkis, kenapa tembakan gas air mata menuju ke situ? Kenapa tidak mengusir yang di bawah saja?”

Kericuhan versi polisi

Berdasarkan keterangan polisi, kericuhan terjadi usai pertandingan selesai pada pukul 21:58 WIB, di mana pemain dan oficial Persebaya saat masuk ke kamar ganti dilempari Aremania dari tribun dengan botol air mineral dan lainnya.

Dua menit kemudian, Aremania melempari dan mulai menyerang pemain Arema FC dan ofisial saat masuk ke kamar ganti.

Aremania makin banyak turun ke lapangan dan menyerang aparat. Lalu, polisi memperingatkan massa yang brutal namun tidak diindahkan, hingga akhirnya memutuskan menembakkan gas air mata ke arah lapangan, tribun selatan (11,12,13) dan tribun timur (6).

Tembakan air mata itu, menyebabkan suporter di tribun berusaha keluar melalui pintu. Mereka berdesak-desakan, tergencet, serta mengalami sesak nafas.

News Related

OTHER NEWS

Arti Mimpi Tidur di Lantai, Hati-hati Ternyata Bisa Jadi Pertanda Ini, Simak Penjelasannya

Arti Mimpi Tidur di Lantai, Hati-hati Ternyata Bisa Jadi Pertanda Ini, Simak Penjelasannya Ilustrasi Tidur Freepik Arti Mimpi Tidur di Lantai, Hati-hati Ternyata Bisa Jadi Pertanda Ini, Simak Penjelasannya Jika ... Read more »

Kereta Anjlok di Kampung Bandan, Evakuasi Mencapai 50%

Lima gerbong kereta di antaranya sudah dievakuasi terlebih dahulu dan dibawa ke Stasiun Angke. Jakarta: Proses evakuasi kereta anjlok di Stasiun Kampung Bandan, Jakarta Utara, masih terus berlangsung hingga Sabtu ... Read more »

Happy Asmara Berharap Dipersatukan Lagi dengan Denny Caknan, Bila Berjodoh

Tribunlampung.co.id – Happy Asmara berharap dipersatukan lagi dengan Denny Caknan bila memang dirinya berjodoh. Denny Caknan dan Happy Asmara putus setelah tiga tahun sebagai pasangan kekasih. Namun Happy Asmara mengaku ... Read more »

Tampil di Jakarta, Weezer Kena Demam Alif Cepmek hingga Bawakan Lagu Chrisye

Tampil sebagai suguhan pamungkas di panggung utama, Weezer membuka aksinya dengan lagu “My Name Is Jonas,” disusul “Beverly Hills,” “Magic.” Jakarta: Tunai sudah penantian panjang penggemar Weezer di Indonesia. Band ... Read more »

Intip Prospek dan Rekomendasi Saham Emiten BUMN Karya dari Para Analis Ini

Intip Prospek dan Rekomendasi Saham Emiten BUMN Karya dari Para Analis Ini KONTAN.CO.ID – JAKARTA. BUMN Karya berhasil mencatatkan pertumbuhan kontrak baru double digit hingga hingga akhir Oktober 2022. Beriringan, analis ... Read more »

Dituding Kamaruddin Peras Tersangka Korupsi Rp10 Miliar, Ini Kata Sesjampidsus Andi Herman

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Eks Kajati Jawa Tengah, Andi Herman yang kini menjabat Sesjampidsus Kejaksaan Agung menepis dirinya disebut-sebut memerintahkan Putri Ayu Wulandari terkait dugaan pemerasan Rp10 miliar kepada pengusaha Agus ... Read more »

Beberkan Caranya Mendidik Anak, Poppy Sovia Tak Segan Bertanya pada Orang Tua: Butuh Masukan Juga..

Beberkan Caranya Mendidik Anak, Poppy Sovia Tak Segan Bertanya pada Orang Tua: Butuh Masukan Juga.. Poppy Sovia saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (26/11/2022). Grid.ID / Annisa Dienfitri ... Read more »

Info Harga Sembako Kabupaten Banyumas, Sepekan 21-25 November 2022: Telur Ayam Naik Harga

TRIBUNBANYUMAS.COM – Informasi harga sembako di dua pasar Kabupaten Banyumas selama sepekan Senin (21/11/2022) sampai Jumat (25/11/2022) selama sepekan harga telur dan cabai hijau naik.�� Harga daging ayam ras segar ... Read more »

Jadi MC Welcome Dinner BIMP EAGA yang Curi Sorotan, Begini Persiapan Yulida Safitri

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Sosok Yulida Safitri merupakan master of ceremony (MC) pada welcome dinner forum bergengsi Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP EAGA) ke-25 yang berlangsung di Kota Pontianak ... Read more »

Istri Kerja di Luar Negeri, Suami di Cirebon Malah Nodai Putri Kandung Berkali-kali

CIREBON, TRIBUNBATAM.id – SR (38), pria di Cirebon kini berurusan dengan polisi, setelah tindak asusilanya terhadap putri kandungnya sendiri dibongkar sang istri. Selama ini sang istri tak tahu, kalau suaminya ... Read more »

Dinkes DKI Buka Vaksinasi Dosis 4 untuk Lansia, Cek nih Lokasi dan Jadwalnya

Dinkes DKI Buka Vaksinasi Dosis 4 untuk Lansia, Cek nih Lokasi dan Jadwalnya jpnn.com, JAKARTA – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta membuka layanan vaksinasi dosis keempat untuk warga lanjut usia ... Read more »

Menlu Retno: 2023 Tahun Penting Bagi Indonesia

Menlu Retno: 2023 Tahun Penting Bagi Indonesia jpnn.com, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa tahun depan merupakan tahun yang penting bagi Indonesia karena akan menjadi Ketua ASEAN ... Read more »

Warga Temukan Monyet Liar Masuk ke Pemukiman, Diskar PB Kota Bandung Belum Bisa Pastikan Asalnya

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Dalam dua hari terakhir, gerombolan monyet liar dilaporkan warga masuk ke pemukiman di Kiaracondong, Antapani dan Arcamanik, Kota Bandung. Peristiwa monyet ... Read more »

Menhan Upayakan Satu Batalion Komcad di Kabupaten/Kota

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto REPUBLIKA.CO.ID, PALU – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyebutkan komponen cadangan penting bagi pertahanan negara untuk menjaga teritorial dari ancaman asing. Pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) ... Read more »

Jokowi Sudah Jadwal Vaksinasi Booster Kedua untuk Publik Kapan?

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Diberitakan Presiden Jokowi sudah mendapatkan vaksinasi Dosis Keempat atau Booster kedua. Adapun klaster pertama yang mendapat jatah vaksinasi Boosterkedua ini adalah Tenaga Kesehatan atau Nakes. Dan saat ini ... Read more »

Perkuat Soliditas, KNPI Jabar Kini Bersama Kepemimpinan KNPI Ryano Panjaitan

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Rakerda KNPI Jabar digelar di Kantor DPD KNPI Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, Sabtu (26/11/2022). Kegiatan itu untuk meningkatkan soliditas dan penegaskan peralihan struktur organisasi KNPI Jabar di bawah kepemimpinan ... Read more »

Resep Daging Teriyaki Wijen dan Cara Membuatnya, Menu Sarapan yang Bikin Keluarga Jadi Nafsu Makan

TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN �- Resep Daging Teriyaki Wijen adalah menu yang mudah dibuat dan rasanya enak ini dijamin bikin keluarga ketagihan. Perpaduan bumbu yang sederhana dari Resep Daging Teriyaki Wijen ini menjadi ... Read more »

Tamara Bleszynski Kini Alih Profesi Jadi Juragan Warung Nasi, Ini Sosok yang Berjasa Baginya Saat Baru Hijrah ke Bali: Mammi Sayang..

Tamara Bleszynski Kini Alih Profesi Jadi Juragan Warung Nasi, Ini Sosok yang Berjasa Baginya Saat Baru Hijrah ke Bali: Mammi Sayang.. Tamara Bleszynski ungkap sosok yang berjasa baginya saat hijrah ... Read more »

Harga HP Seken Oppo Reno7 di Toko Online November 2022 Turun Rp 1,2 Jutaan, Memori Internal Besar

TRIBUNKALTENG. COM – Bagi yang mencari handphone bekas berikut Harga HP Seken Oppo Reno7 yang memiliki spesifikasi gahar. Salah satu kelebihan HP Oppo Reno7 ini adalah memiliki memori internal yang ... Read more »

Vanilla Hijab Amanahkan Bantuan Warga Terdampak Gempa Cianjur Melalui Laznas BMH

Vanilla Hijab mengamanahkan bantuan untuk warga terdampak gempa Cianjur. Bantuan telah diterima oleh Laznas BMH di Posko. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kiprah Laznas BMH bersama SAR HIdayatullah dan IMS memberikan bantuan ... Read more »

Akan Tayang Besok, Nico Robin Tunjukkan Kekuatan Penuhnya, Ini Link Nonton One Piece Episode 1042

TRIBUNNEWSBOGOR.COM – Anime One Piece episode 1042 akan tayang pada Minggu (27/11/2022) besok. Pada film sebelumnya di episode 1041 memperlihatkan pertarungan antara Kaidou melawan Yamato di atap Pulau Onigasima. Di ... Read more »

Aktor Ini Dulunya Seorang Atlet, Kini Merambahkan Kariernya di Dunia PNS

TRIBUN-MEDAN.COM -�Aktor Hikmal Abrar ternyata dulunya adalah�seorang atlet, kini merambahkan kariernya jadi PNS. Hikmal Abrar kini memang�sudah lama�jarang tak terdengar kabarnya. Bahkan�sudah jarang�terlihat dilayar TV. Hikmal Abrar memulai kariernya pada ... Read more »

KRL Kampung Bandan-Manggarai Anjlok, Begini Kronologisnya

Berdasarkan pantauan, kecelakaan ini terjadi di jalur antara Stasiun Kampung Bandan dan Gudang Kereta Logistik (Kalog), tak jauh dari pintu perlintasan. Jakarta: Kereta Commuter Line atau KRL jurusan Kampung Bandan- ... Read more »

Jadi Orang Nomor 1 di Indonesia, Cara Presiden Jokowi Liburan Bersama Cucu Jauh dari Kesan Mewah, Cuma Lakukan Kegiatan Sederhana ini!

Jadi Orang Nomor 1 di Indonesia, Cara Presiden Jokowi Liburan Bersama Cucu Jauh dari Kesan Mewah, Cuma Lakukan Kegiatan Sederhana ini! Jadi Orang Nomor 1 di Indonesia, Cara Presiden Jokowi ... Read more »

Panda Nabanan Berkisah soal Susi Hubungi Jokowi demi Menghindari Ajakan JK

Panda Nabanan Berkisah soal Susi Hubungi Jokowi demi Menghindari Ajakan JK jpnn.com, JAKARTA – Politikus senior Panda Nababan kembali menceritakan soal cara Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersiasat di kursi kepresidenan. ... Read more »

Arti Baligh Secara Bahasa Serta Tanda-tanda Baligh Laki-laki dan Perempuan

TRIBUNPEKANBARU.COM – Simak arti baligh secara bahasa. Mungkin kita sering mendengar istilah baligh atau akil baligh. Berikut ini arti baligh sebagai istilah dalam Islam yang perlu diketahui. Ketika seseorang telah ... Read more »

Sosok Himeno Chainsaw Man yang Beri Cium Muntah Pada Denji, Korbankan Mata Untuk Ghost Devil

TRIBUNSUMSEL.COM – Inilah sosok Himeno di Anime Chainsaw Man yang berikan ciuman muntah pada Denji Himeno adalah pemburu iblis di biro keamanan publik yang bekerja dibawah tim Makima. Sosok Himeno ... Read more »

Demokrat Riau Makin Percaya Diri Memenangkan AHY

Demokrat Riau Makin Percaya Diri Memenangkan AHY jpnn.com, PEKANBARU – Para kader Partai Demokrat (PD) di Riau makin percaya diri bahwa parpol pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu akan berjaya ... Read more »

Door to Door, Layanan Kesehatan MI BIN Disambut Positif Korban Gempa di Cianjur

Door to Door, Layanan Kesehatan MI BIN Disambut Positif Korban Gempa di Cianjur jpnn.com, CIANJUR – Badan Intelijen Negara (BIN) berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan door to door bagi korban gempa ... Read more »

Penimbun Solar dan Pengoplos Pertalite Diringkus Polisi, Modusnya Begini Sob!

Penimbun Solar dan Pengoplos Pertalite Diringkus Polisi, Modusnya Begini Sob! Dua pelaku penimbun Solar dan pengoplos Pertalite, berhasil diringkus petugas dari Polres Muba, Selasa (22/11/2022) Sripoku.com/Ahmad Fajeri Penimbun Solar dan ... Read more »

Gegara Bisnis Online, Mahasiswa Tega Habisi Nyawa Kakeknya Sendiri, Ini Kronologi dan Motifnya

TRIBUNNEWSBOGOR.COM – Sungguh kejam cucu di Yogyakarta, Jawa Tengah, tega menghabisi nyawa kakeknya sendiri. Cucu yang berinisial RO (19) ini juga merupakan seorang mahasiswa. Bahkan, perbuatannya itu RO dibantu oleh ... Read more »

Kondisi Keuangan Negeri Diumumkan Sri Mulyani, APBN Defisit Rp 169,5 Triliun

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Kondisi keunagan negara terbaru kini disampaikan oleh Mneteri Keuangan Negara Sri Mulyani. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara APBN mencatat defisit sebesar Rp 169,5 triliun atau 0,91 persen dari ... Read more »

Personel Vertical Rescue Kabupaten Tabalong Ikut Bersihkan Monumen Tanjung Puri

BANJARMASINPOST.CO.ID,�TANJUNG – Persiapan untuk menyambut peringatan Hari Jadi ke-57 Kabupaten Tabalong yang jatuh pada 1 Desember 2022, terus dilakukan berbagai kalangan. Kali ini, Vertical Rescue Tabalong bersama petugas Dinas Lingkungan ... Read more »

Unggul Survei Caketum PSSI, Pengamat: Erick Thohir Cinta dan Paham Sepak Bola

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Erick Thohir unggul dalam survei calon Ketua Umum PSSI yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia, dengan dipilih sebanyak 24,1 persen responden. Di dunia maya, nama Erick Thohir ... Read more »

Begini Cara Tangkal Ujaran Kebencian Dan Hoax

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA – Peningkatan kualitas karya jurnalistik yang dihasilkan media siber adalah kunci paling efektif untuk menangkal ujaran kebencian dan kabar bohong atau hoax yang merupakan ekses negatif dari perkembangan ... Read more »

Tim SAR Gabungan Kesulitan Mengevakuasi Korban Longsor Cianjur, Ini Faktornya

TRIBUNNEWSBOGOR.COM – Evakuasi korban bencana gempa bumi Cianjur, Jawa Barat, alami kesulitan. Hal tersebut diungkapkan oleh aparat kepolisian. Kesulitannya ini dikarenakan faktor alam, yang di mana cuaca sering kali berubah-ubah. ... Read more »

Cuaca Hujan Cocoknya Nikmati Bakso Tjap Haji, Kuliner di Bandung yang Gurih, Hangat dan Pedas Ini

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -�Cuaca Bandung yang terus diguyur hujan memang paling pas jika dihangatkan dengan semangkuk bakso yang panas dan pedas. Kuliner bakso ini juga ... Read more »

Pemilu 2024: Bawaslu Hancurkan Mimpi 4 Partai Politik Ini

Pemilu 2024: Bawaslu Hancurkan Mimpi 4 Partai Politik Ini jpnn.com – Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono mengatakan pihaknya menolak gugatan dari empat partai politik (parpol) yang kembali dinyatakan tidak lolos ... Read more »

3 Hari Hilang, Roni Ditemukan Tak Bernyawa di Semak-Semak

3 Hari Hilang, Roni Ditemukan Tak Bernyawa di Semak-Semak jpnn.com, PALEMBANG – Roni, 49, warga Lr Terusan I, Panca Usaha, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumsel, yang dilaporkan hilang tiga hari lalu ... Read more »

Arti Air Mustakmal dan Alasannya Tidak Sah Jika Digunakan untuk Wudhu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Wudhu merupakan cara bersuci untuk menghilangkan hadas kecil. Berwudhu hanya dapat dilakukan dengan menggunakan air. Jika menggunakan debu artinya itu Tayamum Wudhu dan Tayamum merupakan pilihan yang bisa ... Read more »
Breaking thailand news, thai news, thailand news Verified News Story Network