Ingat Kombes Dulu Berani Kunci Jenderal Bintang 3 di Toilet dan Bikin Repot KPK? Kerjaannya Sekarang

TRIBUN-TIMUR.COM -�Masih ingat Budi Waseso (Buwas) sosok Kombes (kini Komjen Pol) ini dulunya pernah bikin heboh lantaran berani tangkap Jenderal Bintang 3?

Ya, beberapa waktu lalu, Buwas jadi perbincangan lantaraan saat itu dia mengunci sang Jenderal Bintang 3 di toilet bandara agar tak kabur.

Adapun sosok yang dikunci di toilet yakni Susno Duadji mantan Kepala Bareskrim (Kabareskrim Polri) era Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri.

Tak hanya itu, Budi Waseso juga pernah bikin repot Ketua KPK Abraham Samad dan Bambang Widjojanto.

Berikut kisah lengkapnya!

Ya, salah satu kisah yang pernah heboh diulas, saat Buwas dengan pangkat Kombes berani menangkap Jenderal Bintang 3 saat itu, Komjen Susno Duadji.

Peristiwanya pada tahun 2010 saat Buwas menjabat sebagai Kapus Paminal Div Propam Polri.

Sementara Susno Duadji statusnya Kabareskrim Polri nonaktif.

Saat itu, Buwas, sapaan akrabnya, masih menjabat sebagai perwira 3 bunga melati.

Budi Waseso menangkap Komjen Susno Duadji di toilet Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta.

Ia menyampaikan langsung kepada media.

Budi Waseso mendapat perintah untuk menangkap Komjen Susno Duadji yang akan ke Singapura.

Budi Waseso langsung berangkat ke bandara bersama tim Propam.

Ia langsung meminta Komjen Susno Duadji tak meninggalkan Indonesia.

ingat kombes dulu berani kunci jenderal bintang 3 di toilet dan bikin repot kpk? kerjaannya sekarang

Kolase: Sosok Budi Waseso dan Susno Duadji. Dulu saat masih Kombes, Budi Waseso berani kunci Jenderal Bintang 3 di toilet dan bikin repot KPK. Pekerjaan Budi Waseso kini. (Kolase Tribun Manado)

Kepada Komjen Susno, Budi Waseso mengatakan jika dia mendapat perintah untuk menangkap dan membawanya menghadap Kapolri.

Komjen Susno mengelak, dia mengatakan jika kehadirannya di bandara hanya untuk sekedar jalan-jalan.

Budi Waseso lantas menunjukkan dua tiket serta paspor Komjen Susno yang berisi keterangan untuk keberangkatannya ke Singapura.

Di tengah proses negosiasi itu, Komjen Susno meradang.

Kepada Budi Waseso, dia meminta ditunjukan surat penangkapan.

“Saya jawab ke beliau. Lisan saja sudah surat perintah bagi saya,” ujar Budi Waseso menirukan proses penangkapan saat itu.

Komjen Susno kembali menggertak Budi Waseso.

Komjen Susno menggertak Budi Waseso lantaran saat itu peluangnya menjadi Kepala Polri begitu besar.

“Besok bapak jadi Kapolri, mau pecat saya, saya siap” sahut Budi Waseso.

Di tengah ketegangan antara Komjen Susno dan Budi Waseso, seorang perwira polisi lainnya langsung menarik tangannya.

Setelah melalui negosiasi panjang, Komjen Susno berhasil ditangkap saat masuk ke dalam toilet.

Di luar pintu, Budi Waseso menunggu sambil mengunci pintu toilet hingga pesawat yang akan membawa Komjen Susno ke Singapura lepas landas.

“Tapi habis itu saya dimarahi sama pati-pati polri, barisan bintang marah semua karena itu namanya pelecehan. Saya bilang ini perintah kalau perintah saya laksanakan apapun resikonya, ” tutur Budi Waseso.

“Sebagai prajurit itu harus taat dan tunduk pada pimpinan. Pegang teguh, yang tanggung jawabkan pimpinan. Saya begitu orangnya. Makanya kalau pimpinan bilang tindaklanjuti itu saya tindak. Level saya bukan level yang ece-ece, bukan yang kecil-kecil. Harus yang beresiko,” ujarnya.�

Bikin Repot Ketua KPK Abraham Samad dan Bambang Widjojanto

Cerita lain tentang keberanian Budi Waseso saat membikin repot KPK di tahun 2015.

Saat itu Budi Waseso menjabat Kabarekrim dengan pangkat jenderal bintang tiga.

Awalnya, Komisi Pemberantasan Korupsi membuat sejarah pada awal tahun 2015.

ingat kombes dulu berani kunci jenderal bintang 3 di toilet dan bikin repot kpk? kerjaannya sekarang

Sosok Budi Waseso dan Abraham Samad. (kolase tribunnews)

Pertama, KPK menetapkan Kepala Lembaga Pendidikan Polri Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai tersangka rekening gendut pada 12 Januari 2015.

Tercatat sebagai sejarah lantaran itu pertama kalinya KPK menetapkan jenderal bintang tiga Polri sebagai tersangka.

Sebelumnya, KPK baru berhasil menetapkan Kakorlantas Irjen Djoko Susilo sebagai tersangka pengadaan Simulator Surat Izin Mengemudi (SIM). L

Lebih wah lagi, penetapan Budi Gunawan sebagai tersangka saat nama Budi dinyatakan Presiden Joko Widodo sebagai calon tunggal Kapolri.

Sial bagi Budi, KPK menetapkan dirinya sebagai tersangka sehari sebelum dia menguikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di DPR RI.

Langkah ‘kontroversial’ KPK itu pun menuai badai dan memuncullkan Cicak vs Buaya jilid II.

Alih-alih menyeret Budi ke meja pengadilan, lembaga antirasuah itu bahkan sama sekali tak pernah berhasil menghadirkan Budi ke meja pemeriksaan penyidik KPK. Sejumlah pegawai KPK pun mengaku mendapat teror.

Kesialan KPK tidak berhenti.

Budi mengajukan gugatan praperadilan penetapannya sebagai tersangka di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gugatan bekas Kapolda Bali itu dimenangkan hakim tunggal Sarpin Rizaldi.

Padahal, saat itu, hukum di Indonesia tidak mengenal objek gugatan penetapan tersangka pada sidang praperadilan.

Gugatan tersebut dikabulkan lantaran Sarpin menilai menilai Budi saat ditetapkan sebagai tersangka bukanlah penyelenggara negara.

Pasalnya bekas ajudan Megawati Sekarnoputri itu ditetapkan sebagai tersangka saat menjabat Kepala Biro Pembinaan Karir Deputi Sumber Daya Manusia Mabes Polri.

Putusan tersebut merupakan pukulan telak bagi KPK.

Itu adalah kali pertama selama satu dekade KPK berdiri penetapan tersangkanya dianulir pengadilan.

Lebih berat lagi, KPK tidak diberi izin mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Untuk mengakalinya, KPK kemudian melimpahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Agung dengan dalih koordinasi supervisi.

Prasetyo mengatakan tidak ada jalan lain yang bisa ditempuh selain pelimpahan kasus lantaran putusan pengadilan sifatnya final dan mengikat.

Selanjutnya, lanjut dia, pihaknya akan melakukan kajian terhadap pelimpahan kasus tersebut

Penetapan Budi Gunawan sendiri menimbulkan efek luar biasa terhadap KPK.

Pada 23 Januari 2015, aparat Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri menangkap Wakil Ketua KPK�Bambang Widjojanto.

Bambang ditangkap saat hari masih pagi sekitar pukul 07.30 WIB di Depok.

Bambang ditangkap hanya mengenakan sarung karena sedang mengantarkan anaknya, Izzad Nabilla, ke sekolah. Saat melaju, mobil Bambang diminta menepi oleh Kapolsek Sukmajaya Kompol Agus Widodo.

Di situ, anggota Bareskrim AKBP Denny mengeluarkan dua surat yakni penangkapan dan penggeledahan.

Tidak disebutkan sebab Bambang ditangkap. Penangkapan tersebut melibatkan aparat polisi bersenjata laras panjang.

Walau membantah menangkap Bambang, Polri akhirnya memberikan status tersangka kepada Bambang terkait mengarahkan saksi memberikan keterangan palsu saat sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kota Waringin Barat di Mahkamah Konstitusi tahun 2010.

Kasus yang menimpa Ketua KPK�Abraham Samad�tidak kalah menghebohkan.

Dua hari setelah�Budi Gunawan�ditetapkan sebagai tersangka, foto mesra diduga Samad dengan pemenang kontes Putri Indonesia 2014 Elvira Devinamira beredar di dunia maya.

Foto-foto tersebut diduga banyak pihak sebagai counter isu sang calon Kapolri yang ditetapkan sebagai tersangka.

Samad kemudian harus menerima menjadi seorang tersangka pada 17 Februari 2015.

Dia jadi tersangka pemalsuan dokumen administrasi kependudukan yang dilaporkan Feriyani Lim di Polda Sulselbar.

Tidak hanya itu, Samad juga ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan wewenang dalam pertemuan dengan petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada saat Pilpres pertengahan 2014.

Sehari setelahnya, Presiden Joko Widodo kemudian memberhentikan sementara�Abraham Samad�dan�Bambang Widjojanto�terkait status tersangka yang disandang keduanya.

Keduanya pun tak pernah kembali ke KPK sebagai pimpinan aktif sampai masa tugas mereka berakhir pada 16 Desember 2015.

Kabar Terkini Budi Waseso

ingat kombes dulu berani kunci jenderal bintang 3 di toilet dan bikin repot kpk? kerjaannya sekarang

Budi Waseso, Dirut Bulog yang Ungkap 2 Menteri Jokowi (Theresia Felisiani/Tribunnews.com)

Budi Waseso menjabat sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog).

Dikutip Tribunnews.com, purnawirawan perwira tinggi Polri itu ditunjuk sebagai Dirut Bulog pada 27 April 2018.

Sebelumnya, Budi Waseso pernah menjabat sebagai Kabareskrim selama tujuh bulan.

Pada Maret 2021 lalu, Budi Waseso menjadi sorotan setelah mengungkapkan rencana pemerintah untuk mengimpor beras.

Klaim pemerintah, impor terpaksa dilakukan untuk menjaga stok beras nasional.

Perintah impor beras ini datang dari Mendag Muhammad Lutfi dan Menko Perekonomian Airlangga Hartanto.

Ide untuk mengimpor beras tersebut lantas menuai kritik dari berbagai kalangan.

Budi Waseso mengatakan, isu mengenai keputusan pemerintah untuk impor beras sebanyak 1 juta ton mulai memberi tekanan terhadap harga gabah petani.

Sebab, hal itu diketahui saat memasuki masa panen raya pertama tahun ini yang berlangsung sepanjang Maret-April 2021.

“Ini ada panen, berarti ada benturan produksi dalam negeri dengan impor.”

“Ini baru diumumkan saja sekarang dampaknya di lapangan harga di petani sudah drop,” ujar dia.

Budi Waseso juga menyebutkan, impor beras bakal jadi beban buat Perum Bulog.

Sebab, Bulog masih menyimpan stok beras sisa impor lalu, bahkan kini kualitasnya semakin mengkhawatirkan karena lama menumpuk di gudang.

Buwas Tak Ingin RI Terus Impor Beras

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, kedepannya Indonesia tidak lagi akan mengimpor kebutuhan pangan. Alasannya, di Indonesia bisa mencukupi kebutuhan pangan dari penyerapan para petani.

Lain halnya�impor�diputuskan oleh pemerintah lantaran adanya kondisi terdesak. Budi Waseso mencontohkan adanya kebutuhan pangan karena kondisi bencana alam.

“Next, tidak lagi kedepan bicara impor, harusnya impor pangan itu alergi. Karena apa? Negara agraris kok impor. Kecuali bencana alam, seperti sekarang ada El Nino, itu di luar dugaan kita,” kata dia dalam konferensi pers Kecukupan Stok Beras Nasional Jelang Tahun Baru, di Jakarta, Selasa (28/12/2021).

“Apa boleh buat, kalau harus impor ya impor. Tetapi impor sesuai dengan kebutuhan. Bukan impor kerugian jadi perdagangan,” sambung�Buwas�akrab disapa.

Selain itu, mantan Purnawirawan Polri ini juga belum mendapatkan arahan untuk mengambil kebijakan impor untuk kebutuhan tahun 2022 mendatang.

“Kalau ke depan, penugasan kita mau impor atau tidak sampai hari ini enggak ada. Impor apapun, Bulog tidak ada penugasan sampai hari ini untuk tahun depan. Termasuk tadi jagung,” ucapnya.

Sampai dengan penghujung tahun 2021, Perum Bulog konsisten melaksanakan tugasnya mengamankan harga gabah beras di tingkat petani dengan menyerap beras petani yang mencapai angka 1,2 juta ton.

Dengan demikian, untuk tahun ini, pemerintah dipastikan tidak impor beras untuk kebutuhan cadangan beras pemerintah (CBP).

Buwas sebelumnya menyebutkan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa prakiraan produksi beras nasional pada triwulan I 2022 sebesar 11,61 juta ton.

Maka dari itu, Bulog akan kembali menyerap produksi tersebut untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani sehingga masyarakat tidak perlu resah terkait kecukupan stok beras dalam negeri.

Biodata dan Rekam Jejak Budi Waseso

Berikut profil Budi Waseso, Dirut Bulog yang mengungkapkan perintah dua menteri Jokowi untuk impor beras sebagaimana dirangkum Tribunnews.com dari berbagai sumber:

1. Biodata Budi Waseso

Budi Waseso lahir di Pati pada 19 Februari 1960 atau kini berumur 61 tahun.

Budi Waseso merupakan purnawirawan perwira tinggi Polri dengan pangkat terakhir sebagai Komjen.

Budi tercatat lulus dari Akademi Kepolisian pada 1984 dan berpengalaman dalam bidang reserse.

Sepuluh tahun kemudian, ia menyelesaikan pendidikan SELAPA pada 1994 lalu SESPIM POLRI pada 2000, dan SESPIMTI POLRI pada 2008.

Budi Wasesa merupakan menantu mantan Kapolda Bali dan Kapolda Jatim Letnan Jenderal Polisi (Purn.) Pamudji yang terakhir menjabat Deputi Kapolri tahun 1980-an (setara Wakapolri).

2. Perjalanan Karier Budi Waseso

Lulus dari Akpol, Budi Waseso mengawali karier di dunia kepolisian sebagai Kepala Polisi Resort Barito Utara di Kalimantan Tengah.

Namun karier Budi Waseso mulai menanjak pada 2007 saat ditugaskan sebagai Kaden Opsnal II Puspaminal Div Propam Polri.

Kemudian pada 2008, ia menjadi Kabid Propam Polda Jateng dan setahun kemudian menjadi Kabid Litpers Pusprovos Div Propam Polri.

Pada 2010, Budi Waseso menjabat sebagai Kepala Pusat Pengamanan Internal Mabes Polri (Kapus Paminal Div Propam Polri).

Saat itu, Budi Waseso mencegat Susno Duadji, mantan Kepala Bareskrim Susno Duadji era Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri yang hendak terbang ke Singapura.

Susno Duadji dinilai melanggar aturan karena pergi tanpa izin dari pimpinan Polri.

Selain itu, Budi Waseso juga pernah memulangkan anggota Brimob Polda Gorontalo, Briptu Norman Kamaru pada 2011.

Norman diketahui melakukan syuting tanpa seizin atasan.

Pada 2012, karier Budi Waseso semakin menanjak setelah dimutasi sebagai Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo.

Berturut-turut, Budi Waseso menjabat sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri (2013); Kasespim Lemdiklat Polri (2014).

Pada 19 Januari 2015, Budi Waseso yang masih berpangkat irjen dilantik menjadi Kepala Bareskrim menggantikan Komjen Suhardi Alius yang dimutasi ke Lemhanas.

Namun, ia hanya tujuh bulan menjabat sebagai Kabareskrim sebelum akhirnya dicopot dan digeser menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Pensiun dari polisi, Budi Waseso ditunjuk Menteri BUMN saat itu, Rini Soemarno untuk menjadi Dirut Bulog.

Jabatan lain yang saat ini diemban Budi Waseso adalah Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka ke-8 periode 2018-2023.

3. Harta Kekayaan Budi Waseso

Dari penelusuran Tribunnews.com di situs LHKPN milik KPK, tak tercatat harta kekayaan Budi Waseso.

Artinya, sejak menjabat sebagai Dirut Bulog, Budi Waseso belum pernah melaporkan harta kekayaannya sama sekali.

Bahkan saat menjabat sebagai Kabareskrim, Budi Waseso belum memenuhi kewajibannya mengisi LHKPN.

Ia mengaku sulit mengisi laporan tersebut.

Menurut dia, pengisian LHKPN perlu dilakukan secara hati-hati agar rincian laporan kekayaan dapat terhitung dengan baik.

“Tidak mudah, begitu sulitnya mengisi itu. Semua itu harus jujur, kalau tidak, itu namanya pembohongan publik,” ujar Budi saat itu pada 2015, dikutip dari Kompas.com.

Menurut penelusuran SURYA.co.id, kekayaan Budi Waseso ternyata sempat jadi perbincangan publik pada tahun 2015, saat ia menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Saat itu, Budi Waseso tak jua menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga akhir menjabat Kepala Bareskrim Polri.

Seperti dilansir dari Tribunnews dalam artikel ‘Komjen Buwas Bingung Taksir Harta Kekayaannya’

Alasannya, ia bingung menaksir harga atau besaran rupiah untuk harta kekayaan dalam bentuk barang yang dimilikinya.

“Seperti senjata berburu dan senjata api saya, siapa yang bisa menaksirkan harganya sekarang, kan ada pajaknya segala.

Lalu, mobil Jeep tua saya, saya nggak tahu berapa taksiran harganya sekarang.

Saya nggak punya bisnis sampingan, istri juga cuma ibu rumah tangga,” kata Buwas saat berbincang dengan Tribun.

“Jadi, nggak mudah langsung isi formulirnya. Dan sebenarnya saya sudah ngisi beberapa bagian formulir itu dan sudah dibantu juga ngisinya.

Tapi, ada beberapa pertanyaan di formulir soal nilai barang yang saya nggak tahu harganya,” katanya.

Menurut Buwas, harta kekayaannya berupa beberapa pucuk senjata berburu, dua pucuk senjata api, beberapa mobil Jeep tua, Vespa tua.

“Saya nggak punya tanah pribadi, yang ada tanah dari warisan mertua di Bogor, nggak banyak.

Memang sampai sekarang saya juga nggak punya rumah pribadi. Ada juga tanah kuburan saya sudah beli,” ujarnya.

Buwas berjanji tak lama menjabat sebagai Kepala BNN akan menyelesai pengisian formulir LKHPN-nya sehingga bisa segera diserahkan ke KPK.

“Kalau nanti sudah selesai semua (persoalan administrasi di BNN), saya akan serahkan formulirnya.

Yah, memang jangan sampai nanti ada masalah,” ucap suami dari Budi Ratnasetiawati (49 th) dan ayah tiga anak itu.

Melansir dari Antara, Jusuf Kalla mengaku mengetahui harta Budi Waseso saat menjabat sebagai Kabareskrim Polri.

Jusuf Kalla menyebut kekayaan Budi Waseso tidak banyak sehingga bukan masalah jika Budi tidak melaporkan hartanya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Dia sudah pernah melaporkan, dia pernah ke KPK.

Memang saya tahu beliau itu hartanya tidak banyak, karena (dia) sangat sederhana sekali,” kata Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Jumat (29/5/2015).

Riwayat Jabatan

2007: Kaden Opsnal II Puspaminal Div Propam Polri

2008: Kabid Propam Polda Jateng

2009: Kabid Litpers Pusprovos Div Propam Polri

2010: Kapus Paminal Div Propam Polri

2012: Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo

2013: Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri

2014: Kasespim Lemdiklat Polri

2015: Kepala Badan Reserse Kriminal Polri

2015: Kepala Badan Narkotika Nasional

2018: Pati Yanma Polri

Selain menjabat Direktur Utama Bulog, Buwas juga menjadi Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Selama berkarir, Buwas mendapat sejumlah tanda jasa.

Berikut di antaranya:

– Bintang Bhayangkara Pratama

– Bintang Bhayangkara Nararya

– SL. Pengabdian XXIV

– SL. Pengabdian XVI

– SL. Pengabdian VIII

– SL. Jana Utama

– SL. Dwidya Sistha

– SL. Santi Dharma

– SL. Dharma Nusa

– SL. GOM IX. (*)

News Related

OTHER NEWS

Raup Cuan Ratusan Juta dari Bonsai di Pameran di Riau, Pedagang Asal Medan Bak Dapat Durian Runtuh

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Bak durian runtuh, pedagang sepeda asal Medan bernama Samsuardi raup cuan ratusan juta saat Pameran Bonsai di Riau . Puluhan tanaman bonsai Samsuardi laris diborong oleh konsumen ... Read more »

Erina Gudono Luluhkan Iriana Jokowi, Restui Kaesang Nikah, Sifat Asli Calon Mantu Diungkap Sosok Ini

TRIBUNNEWSMAKER.COM – Kaesang Pangarep dikabarkan akan segera menikahi Erina Gudono pada Desember 2022 nanti. Keduanya memang belum terlalu lama dekat, namun Kaesang Pangarep sudah menunjukkan keseriusannya pada Erina, Puteri Indonesia ... Read more »

Sudah Lindungi 4.500 Jiwa, LPSK Bongkar Kunci Rehabilitasi Korban Pelanggaran HAM Masa Lalu

Petugas memperlihatkan nomer telepon layanan aduan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) usai peresmian gedung LPSK di Kantor LPSK Jakarta Suara.com – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) membahas mengenai ... Read more »

Kasus Oknum Polwan Diduga Aniaya Wanita Muda, Polda Riau Periksa Enam Saksi

Ilustrasi oknum polwan aniaya wanita muda. [Unsplash/Ari Spada] SuaraRiau.id – Polda Riau memeriksa enam saksi terkait kasus oknum polwan diduga aniaya seorang wanita muda di Pekanbaru beberapa waktu lalu. Oknum ... Read more »

Terbukti Sesatkan Investor, Boeing Didenda Rp 3 Triliun Atas Kecelakaan 737 MAX

Puluhan pesawat Boeing 737 MAX yang dilarang terbang terlihat diparkir di Bandara Internasional Grant County di Moses Lake, Washington, AS, Selasa (17/11). Foto: Lindsey Wasson/REUTERS Perusahaan maskapai asal Amerika Serikat, ... Read more »

Wisata Jogja: 8 Air Terjun Eksotis yang Wajib Dikunjungi Wisatawan

TRIBUNJOGJA.COM – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tak ada habisnya menawarkan keindahan Wisata Jogja yang wajib untuk dikunjungi. Selain pantai, Wisata Jogja air terjun menjadi incaran bagi mereka yang ingin merasakan ... Read more »

Seusai Ziarah, Lihat Gaya Puan-Cak Imin Berpose ala Citayam Fashion Week

Seusai Ziarah, Lihat Gaya Puan-Cak Imin Berpose ala Citayam Fashion Week jpnn.com, JAKARTA – Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengadakan bertemu dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani pada Minggu (25/9). Pertemuan itu dilakukan ... Read more »

4 Cara Membuat Tubuh Tetap Terhidrasi Selain Minum Air

TRIBUNBATAM.id – Tahukah kamu, bahwa kunci tubuh tetap sehat, penuh energi dan memiliki berat badan yang seimbang adalah dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi.� Meskipun jumlah cairan yang dibutuhkan tubuh harus ... Read more »

Bertemu Puan Maharani, Cak Imin Sebut Minimal Wapres

Bertemu Puan Maharani, Cak Imin Sebut Minimal Wapres jpnn.com, JAKARTA – Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyatakan dirinya minimal menjadi wakil presiden pada Pilpres 2024. Hal itu ... Read more »

KPU Tetap Verifikasi Partai Republik Satu, Meski "Wanita Emas" jadi Tersangka

Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU RI Idham Holik. JAKARTA, KOMPAS.com – Proses verifikasi atas berkas pendaftaran Partai Republik Satu di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dipastikan terus berlanjut kendati ... Read more »

5 Ide Tambahan Income bagi Mahasiswa Baru

Ilustrasi perempuan bekerja (Pexels/ron lach) Ketika menjadi mahasiswa biasanya kita akan tinggal jauh dari orang tua. Hidup jauh dari orang tua membuat para mahasiswa baru harus belajar untuk bertahan hidup. ... Read more »

Netizen Pengkritik Rasa Es Teh Indonesia Minta Maaf Usai Disomasi

Minuman Esteh Indonesia (Instagram @esteh.indonesia) Suara.com – Kasus perseteruan antara Es Teh Indonesia dengan netizen dengan username Twitter @gandhoyy masih jadi salah satu perbincangan di media sosial. Kini, sang netizen ... Read more »

Gedung LTC Glodok di Jakbar Terbakar, 11 Unit Damkar Dikerahkan

Ilustrasi petugas pemadam kebakaran. Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya Kebakaran melanda gedung Lindeteves Trade Center (LTC) Glodok di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Minggu (25/9). Dari video yang beredar nampak ... Read more »

Kelakar Cak Imin Doakan Puan Jadi Presiden: Minimal Saya Wapres

Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) makan bersama dan rayakan ultah Cak Imin usai ziarah bersama ke makam Taufiq Kiemas di Taman Makam ... Read more »

Miris, Pasien Meninggal setelah Ditolak UGD RSUD Wangaya, Denpasar; Mulut Berdarah Dibonceng Motor ke RSUP Prof. Ngoerah

Suara.com – Suara Denpasar – Miris! Pasien asal Buleleng, Singaraja, Bali, dikabarkan meninggal setelah ditolak pihak RSUD Wangaya, Denpasar. Pihak rumah sakit milik pemerintah kota atau Pemkot Denpasar mengatakan bahwa ... Read more »

Aurel Hermansyah Kaget Melihat Sikap Ameena, Atta Halilintar Puas Tertawa: Kok Aku yang Dimarahin?

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG – Aurel Hermansyah kaget melihat sikap Ameena, Atta Halilintar tertawa. Atta Halilintar mengajak Aurel Hermansyah dan Ameena untuk memborong jajanan pinggiran. Aurel Hermansyah pun senang bisa menghabiskan waktu bersama ... Read more »

Zaskia Gotik Tak Sabar Ingin Segera Lahirkan Anak, Istri Sirajuddin Mahmud Ungkap Kondisi Bayinya

TRIBUNKALTIM.CO – Penyanyi dangdut Zaskia Gotik tak sabar ingin segera melahirkan anak keduanya. Zaskia Gotik pun mengungkap kondisi bayi yang ada dalam kandungannya. Kehamilan Zaskia Gotik memang kini sudah memasuki ... Read more »

Kronologi Es Teh Indonesia Tersinggung dan Somasi Warganet, Berawal dari Kritik Chizu Red Velvet

Suara.com – SuaraDenpasar – Brand minuman Es Teh Indonesia sedang menuai sorotan di media sosial. Penyebabnya, karena brand tersebut mengirimkan somasi kepada seorang warganet yang mengkritik minuman Chizu Red Velvet. ... Read more »

Cerita Reny Setiawati Temani Bimbim Slank Sejak Menikah 23 Tahun Lalu, Banyak Suka Dibandingkan Duka

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – “Di belakang pria sukses, selalu ada perempuan hebat”. Ungkapan ini rasanya pas untuk menggambarkan rumah tangga penabuh drum grup musik Slank, Bimo Setiawan Almachzumi dengan istrinya Reny ... Read more »

Muncul Sosok Wanita Disebut Calon Pengganti Anies Baswedan Jadi Gubernur DKI, Nasib Risma PDIP

TRIBUN-TIMUR.COM – Muncul sosok wanita yang disebut calon pengganti Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dulu, Menteri Sosial Tri Rismaharini dari PDIP disebut calon kuat pengganti Anies Baswedan sebagai Gubernur ... Read more »

Punya Siapa? Sosok Pemilik Es Teh Indonesia yang Dikritik karena Kadar Gula, Bukan Nagita Slavina

TRIBUN-TIMUR.COM – Brand minuman kekinian Es Teh Indonesia sedang jadi perbincangan di media sosial Twitter, Ahad atau Minggu (25/6/2022) hari ini. Bahkan “Es Teh” menjadi trending topic bersama dengan brand ... Read more »

Peringatan Keras! Tiongkok Siap 'Hancurkan' Siapa Pun yang Intervensi Isu Taiwan

Menlu Wang Yi menegaskan bahwa Tiongkok akan “mengambil langkah-langkah terkeras dalam menentang segala bentuk intervensi eksternal” terkait isu Taiwan. New York: Tiongkok menekankan kembali komitmennya dalam menarik Taiwan menjadi bagian dari ... Read more »

Mobil Bekas Jokowi Dilelang, Penggemar Mobil Kuno Banderol Harga Rp 300 Juta

BANJARMASINOST.CO.ID – Bagi yang ingin memiliki mobil bekas Jokowi bisa merogok kocek Rp 300 juta. Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia melelang untuk amal. Dana terkumpul disumbangkan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno ... Read more »

Kejati Banten Gelar Operasi Katarak dan Hernia Gratis

Kejati Banten Gelar Operasi Katarak dan Hernia Gratis banten.jpnn.com, SERANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menggelar operasi katarak dan hernia gratis untuk masyarakat dalam rangka memperingati Bakti Adhyaksa menuju Indonesia ... Read more »

5 Buah Sehat Ini Bikin Kolesterol Tak Berkutik

5 Buah Sehat Ini Bikin Kolesterol Tak Berkutik jabar.jpnn.com, KOTA BOGOR – Kolesterol tinggi merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita dan menyerang orang. Meski tubuh Anda membutuhkan kolesterol, suatu ... Read more »

Pelaku Pecah Kaca Mobil 'Geng Batam' Dibekuk Polisi Malaysia

Ilustrasi aksi pencurian pecah kaca mobil. SuaraBatam.id – Sekelompok orang yang dikenal sebagai Geng Batam ditangkap kepolisian Malaysia lantaran kerap beraksi memecahkan kaca mobil di negara bagian Melaka. Keempatnya pelaku ... Read more »

Tes Kepribadian: Bagaimana Anda Memegang Pena? Ketahui Karakter Positif Anda dalam Bertindak

Suara.com – Selebtek.suara.com – Tes kepribadian berikut ini menjelaskan karakter Anda, yang secara khusus menjadi dasar perilaku Anda. Dari gerak tubuh sehari-hari yang sederhana, dapat mengungkapkan ciri-ciri karakter kita yang ... Read more »

Diduga Sindir Sahabat Polisi, Najwa Shihab : Tujuannya Menakut-nakuti Supaya Berhenti

Suara.com – Depok.suara.com – Najwa Shihab singgung soal berbagai upaya intimidasi yang harus dia hadapi dalam menjalankan profesinya. Publik lantas mengaitkan pernyataan terbaru jurnalis ternama itu dengan banyaknya sindiran yang ... Read more »

Sinopsis Novel Antares. Kisah Cinta Remaja Berbumbu Geng Motor

Sinopsis Novel Antares Bila Anda suka membaca web novel, Anda pasti telah mengenal aplikasi bernama Wattpad. yang sering digunakan untuk membaca novel secara online. Tidak hanya itu saja, aplikasi ini ... Read more »

Raja Charles III dalam Bahaya, Sosok Ini Disebut Tengah Berusaha Keras Gagalkan sang Raja Bertahta

TRIBUNPALU.COM – Belum genap satu bulan Ratu Elizabeth II wafat, kini muncul kabar tak sedap dari Kerajaan Inggris. Ada kabar berhembus bahwa saat ini di dalam Kerajaan Inggris terjadi perebutan ... Read more »

Gubernur Papua Lukas Enembe Main Judi Sebagai Bentuk Refreshing, Pengacara: Dia Pemimpin Ideal

TRIBUN-BALI.COM – Hobi judi di kasino yang dilakoni oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe memang menjadi salah satu bentuk refreshing sang kepala daerah. Hal itu diakui pengacara Lukas Enembe, Stefanus Roy ... Read more »

Penggalian di situs penemuan lantai mosaik era Bizantium di Gaza berlanjut

Penggalian di situs penemuan lantai mosaik era Bizantium di Gaza berlanjut Seorang pria membersihkan bagian dari lantai mosaik era Bizantium di kamp pengungsi Bureij di Jalur Gaza tengah pada 21 ... Read more »

Makan Bareng Cak Imin Di Warung Pecel, Puan Maharani: PKB-PDIP Sama-sama Partainya Wong Cilik

Puan Maharani dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin makan bareng di warung pecel usai berziarah ke TMP Kalibata, Minggu (25/9/2022). (Suara.com/Yasir) Suara.com – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani ... Read more »

Pengurus DPC Ikadin Jakarta Pusat Dilantik, Dukung Satu Wadah Organisasi Advokat

TRIBUNBANTEN.COM – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Advokat Indonesia (DPC Ikadin) Jakarta Pusat menggelar pelantikan Pengurus DPC Ikadin Jakarta Pusat dengan masa bakti 2022-2026. Pelantikan DPC Ikadin Jakarta Pusat ini ... Read more »

Bekas Mobil Pribadi Presiden Jokowi Dilelang di Solo Great Sale, Uangnya untuk Bangun Tempat Ibadah, Anda Berminat?

Bekas mobil pribadi Presiden Jokowi ikut dilelang dalam pelaksanaan Solo Great Sale yang dipamerkan di halaman Rumah Dinas Wali Kota Solo Lodji Gandrung, Minggu (25/9/2022) pagi. [Dok] SuaraSurakarta.id – Ada ... Read more »

Rela Dipoligami 16 Tahun, Artis Kondang Ini Kini Tinggal di Istana Mewah dan Hidup Glamor bak Sosialita, Tengok Penampakannya!

Rela Dipoligami 16 Tahun, Artis Kondang Ini Kini Tinggal di Istana Mewah dan Hidup Glamor bak Sosialita, Tengok Penampakannya! Artis ini rela dipoligami 16 tahun kini tinggal di hunian megah. ... Read more »

Menohok! Legislator Puteri Komarudin Beberkan Alasan Kaum Milenial Tak Mau Jadi Petani

Ilustrasi petani (Canva) SuaraJabar.id – Anggota DPR RI Puteri Komarudin membeberkan faktor-faktor yang membuat generasi milenial ogah untuk bekerja sebagai petani. Dalam unggahan video di akun Tiktok miliknya @puterikomarudin, anak ... Read more »

Gagal Tutup Diogo Dalot, Bek Persija Ondrej Kudela Alami Nasib Buruk Ceko Dibantai Portugal

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA – Bek Persija Jakarta, Ondrej Kudela mengalami nasib buruk setelah dipercaya pelatih Timnas Ceko turun saat kontra Portugal. Ondrej Kudela membela Timnas Ceko saat melawan Portugal dalam ajang ... Read more »

Video: Alasan Mobil Listrik Masih Mahal, Meskipun Harga Baterai Turun

Mengapa Mobil Listrik Masih Mahal? Harga mobil listrik masih dinilai terlalu mahal dibandingkan kendaraan bermotor berbahan bakar minyak (BBM). Hal ini tidak terjadi di Indonesia saja, tapi banyak negara lainnya. ... Read more »

Geng Cendol Dicap Sosialita, Titi Kamal: Biasa Saja

Salah satu geng artis yang menuai perhatian publik adalah geng cendol yang terdiri dari artis Tanah Air yang sudah berstatus sebagai ibu. Beberapa anggota geng cendol adalah Titi Kamal, Tya ... Read more »
Breaking thailand news, thai news, thailand news Verified News Story Network