Cerita Nilamsari Dua Dekade Membangun Baba Rafi Hingga Bisa IPO

cerita nilamsari dua dekade membangun baba rafi hingga bisa ipo

Cerita Nilamsari Dua Dekade Membangun Baba Rafi Hingga Bisa IPO

Perjalanan jatuh bangun Nilamsari Sahadewa membangun merek Baba Rafi akhirnya terbayar, ketika PT Sari Kreasi Boga Tbk (SKB Food) resmi melantai bursa pada 5 Agustus 2022 lalu. Emiten anyar berkode RAFI itu melepas 30,31% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp 126 per lembar saham.

Baba Rafi sukses besar saat initial public offering (IPO) dengan oversubscribe hingga 75 kali. Sebanyak 21.000 investor memesan 12,44 miliar saham RAFI yang setara dengan Rp1,57 triliun.

Sebelum sukses mencatatkan saham perdana, Baba Rafi harus melewati perjalanan panjang yang berliku. Baba Rafi dibangun oleh pasangan suami istri Nilamsari Sahadewa dan Hendy Setiono di Surabaya sekitar 19 tahun lalu. Bermula dari usaha kaki lima, Baba Rafi berkembang pesat dengan model bisnis waralaba.

Perlahan tapi pasti, outlet-outlet Baba Rafi mulai bermunculan hingga keluar Surabaya. Dari Kalimantan hingga Sulawesi. Dari Jakarta hingga ke luar negeri.

Namun, prahara rumah tangga menghantam keduanya di tahun 2017. Pasangan itu memutuskan untuk bercerai ketika Baba Rafi justru sedang di puncak popularitas. “Itu masa-masa yang sangat berat dalam hidup saya,” kata Nilam, saat berbincang dengan Katadata.

Nilam dan Hendy lantas memutuskan Baba Rafi tetap menjadi merek yang bisa dipakai keduanya. Mereka menutup perusahaan yang lama, lantas membangun sendiri perusahaan masing-masing untuk menaungi Baba Rafi. Hendy mendirikan PT Baba Rafi Enterprise, sedangkan Nilam membangun SKB Food yang akhirnya melantai bursa.

Di salah satu kafe Baba Rafi di kawasan Bintaro, Nilam merefleksikan perjalanannya selama hampir dua dekade. Kepada Katadata, ia bercerita bagaimana ia bertahan menghadapi ujian di tahun 2017 itu, juga soal mimpinya membangun UMKM hingga bisa membawa Baba Rafi melantai bursa.

Berikut petikan wawancaranya:

 

PT Sari Kreasi Boga Tbk (SKB Food) yang menaungi merek Baba Rafi baru saja IPO, bagaimana Anda merefleksikan belasan tahun perjalanan Anda membangun bisnis?

Baba Rafi adalah perusahaan yang benar-benar saya bangun dari 19 tahun lalu, sekitar 2003. Nama Rafi itu sebetulnya adalah nama anak saya yang pertama. Namanya Rafi Darmawan yang sekarang usianya sudah 19 tahun juga.

Dulu mulai dari usaha gerobak sampai akhirnya berkembang, kita meluncurkan konsep waralaba, lalu buka outlet di Jakarta, sampai ke luar negeri.

Jadi 19 tahun lalu itu kita modal sekitar Rp 4 juta untuk beli gerobak, peralatan, bahan baku, sewa tempat, dan Rp 500.000 sisanya buat bulan berikutnya.

To be honest, background saya enggak bisa masak. Jadi dulu awalnya jualan burger yang ternyata direspons bagus oleh pasar. Itu pun sebetulnya saya ambil dari suplier, jadi enggak masak dari nol. Kita hanya mix and match sausnya.

Lama-lama burger ini pesaingnya semakin banyak, sampai akhirnya kita bikin kebab sebagai menu tambahan sebetulnya. Ternyata responnya luar biasa.

Latar belakang saya kebetulan komunikasi, jadi saya tahu bagaimana membawa brand ini jadi viral. Akhirnya dari satu lompatan ke lompatan lain, kita memutuskan untuk memperbesar franchise. Mulai dari Surabaya ke Malang, Kalimantan, Sulawesi, sampai akhirnya 2008 kita buka kantor di Jakarta.

Setahun kemudian kita buka di Malaysia, lalu merambah ke India saat Covid-19. Jadi betul-betul perjalanan panjang.

Sebagai sebuah brand, Baba rafi sempat mengalami tantangan besar pada 2017. Bisa diceritakan apa yang terjadi saat itu?

Memang saat itu very challenging buat Baba Rafi. Jadi saya harus berpisah dengan partner bisnis yang sekaligus suami [Hendy Setiono]. Jadi secara personal dan bisnis jatuh banget. Itu tahun yang berat untuk saya.

Akhirnya sesuai kesepakatan di pengadilan, kita setuju kalau brand Baba Rafi bisa dipakai berdua. Kemudian, PT Baba Rafi Indonesia harus ditutup dan kita membuka perusahaan masing-masing. Jadi perusahaannya dibelah jadi dua.

Anda bisa bayangkan membagi satu perusahaan menjadi dua, itu luar biasa sekali tantangannya. Saya membuka PT Sari Kreasi Boga (SKB Food) dan beliau membuat PT Baba Rafi Enterprise. Jadi memang kita sudah menjadi dua entitas yang berbeda.

Dalam pembagian itu, apa saja yang dipisahkan?

Semuanya kita pisah. Mulai dari aset, karyawan, area operasi, bahkan intangible asset seperti media sosial [Facebook dan Instagram] itu betul-betul dibagi.

Untuk operasional misalnya, mulai dari Aceh sampai Yogyakarta itu bagian saya. Sementara dari Solo hingga Papua itu milik beliau. Wilayah Kalimantan dan outlet di luar negeri kita bagi bersama karena alasan jarak pengiriman biar lebih terjangkau.

Itu masa-masa yang sangat sulit untuk membagi semua aset tersebut. Tapi memang segala sesuatu itu harus dikerjakan pada saat itu. Itu hampir 2 tahun baru benar-benar kelar untuk proses pemisahan perusahaan.

Baba Rafi IPO (SKB Food)                    

Anda mengalami masa-masa berat di tahun itu, apa yang membuat Anda bertahan?

To be honest, cobaan hidup saya waktu itu luar biasa berat. Bulan Januari 2017 itu saya memutuskan untuk bercerai, kemudian baru selesai di bulan April. Nah, di bulan Februari, ibu saya divonis menderita leukimia. Ibu saya akhirnya hanya bertahan tiga bulan.

Jadi benar-benar yang kayak Tuhan itu mencoba saya. Dari pasangan bisnis diambil, pasangan hidup diambil, ibu saya diambil, jabatan saya diambil juga. Saya secara keuangan itu benar-benar hancur juga.

Tapi at the end of the day, memang cobaan kan kita bisa marah. Tapi namanya hidup kadang rodanya di bawah ya kita hadapi. Sebagai manusia kita harus ikhtiar. Salah satu proses ikhtiar saya adalah melakukannya dengan cara yang berbeda.

Ketika kita jatuh, berdamai dengan diri sendiri adalah hal penting. Kadang kita suka denial dan bilang bahwa we’re ok, we’re ok. Padahal enggak ada salahnya juga kita meminta bantuan. Kalau kita telan sendiri itu juga enggak bagus kan, larinya menghantam diri sendiri.

Banyak sesi dalam hidup saya, ketika saya minta tolong ke orang, banyak yang membantu. Buat saya itu kayak titik balik kehidupan. Pembelajaran dari 19 tahun terakhir saya rasa adalah sebagai manusia itu kita bukan superman dan kita kalau mau bergerak jauh, harus bergerak bersama.

Pembelajaran terpenting adalah jangan pernah berhenti apapun keadaannya. Kadang kita enggak harus menyelesaikan masalah, kalau stress ditaruh dulu, ketemu orang. Kalau mampet kita enggak tahu juga, it’s not the end of the day, tapi selama kita ikhtiar pasti akan diberi jalan.

Setelah pecah kongsi, Anda mulai mendirikan SKB Food?

Jadi sebenarnya SKB Food itu dibangun memang hasil dari resolusi perpisahan kita. Mau tidak mau, ketika saya mendapat [area operasi Baba Rafi] Indonesia Barat, otomatis ini harus dinaungi oleh sebuah entitas legal.

Setelah pecah kongsi, akhirnya saya sadar bisnis bukan sekadar menjalani sendiri. Kalau kita mau cepat, kita mau panjang, bisnis harus berpartner. Jadi selama 2017-2018 kita mencari partner yang cocok.

Akhirnya Alhamdulilah 2019 kita mulai ada partner yang cocok. Tahun 2020 kita juga mulai bertransformasi karena saya suka dengan idea of being korporatisasi. Menurut saya, bisnis itu tidak hanya boleh bergantung pada owner-nya. Karena kalau terlalu tergantung dengan owner-nya, menurut saya itu bisnis yang masih sangat fragile.

Selanjutnya: Strategi bisnis SKB Food

Saat mulai mengembangkan SKB Food, apa yang Anda terapkan?

Tahun 2018 itu kita mulai launching yang namanya ghost kitchen [dapur virtual yang biasanya hanya melayani pengiriman]. Ternyata ketika pandemi melanda di 2020, itu menjadi salah satu jalan keluar kita untuk bertahan. Kita pivot dari buka outlet secara konvensional, sekarang kita bisa buka secara online.

Salah satu proses ikhtiar saya adalah melakukannya dengan cara yang berbeda. UMKM makanan di Indonesia rata-rata hanya masih fokus pada berdagang produk, padahal produk itu kan sebenarnya tidak memberikan nilai tambah apapun.

Sebagai founder Baba Rafi, Anda justru menyerahkan jabatan CEO SKB Food kepada orang lain, apakah ini salah satu strategi untuk mengubah bisnis?

Selama ini memang to be honest saya yang memimpin idenya. Saya yang merencanakan ekspansi mau ke arah mana. Nah, saya ingin mengurangi itu. Jadi saya merasa ini eranya anak muda.

Saya sadar sudah hampir 19 tahun bergelut di bidang ini. Kadang, ketika kita sudah terlalu lama bergelut di bidang tersebut, kita tidak bisa melihat dunia luar. Way of thinking-nya sudah beda dari zaman saya dahulu. Ketika memimpin perusahaan, cara kita melihat masa lalu yang sukses itu kadang bisa jadi hambatan, menurut saya. Saya harus banyak belajar hal baru dan saya harus memberikan kepada orang yang mempunyai kapabilitas di bidang tersebut.

Saya sekarang as a founder masih memegang posisi sebagai Business Development Director. Dari sini saya juga ternyata menemukan dunia baru. Saya ternyata itu tipenya senang ketemu orang. Saya itu senangnya mengolah opportunity dari tidak ada menjadi ada dan ayo dieksekusi.

Saat ini SKB Food dipimpin oleh anak-anak muda, Eko Pujianto [CEO] masih 29 tahun sedangkan Jadug Trimulyo yang menjadi Komisaris Utama bahkan masih 26 tahun. Visi apa yang ingin Anda bangun dengan melibatkan anak-anak muda?

Kalau zaman saya dulu karena mungkin serba terbatas, anak muda itu bisa dinilai dari pengalamannya. Dari jam terbang. Kalau sekarang belum tentu. Semua informasi ada di handphone, selama memang kita mau belajar dan mau mencari. Anak muda sekarang luar biasa dengan cara percepatannya masing-masing.

Jadi oleh karena itu saya setuju banget dengan the way of thinking this new company Baba Rafi diubah dengan melibatkan anak muda. Oleh karena itu, CEO kita masih 29 tahun dan Komisaris Utama kita juga berusia 26 tahun. Tapi mereka adalah orang yang sudah sangat matang.

Contoh CEO kami Pak Eko itu juga dulu presiden BEM di UNS. Jadi cara dia berbicara, cara dia mengambil keputusan itu juga memang orang yang sudah punya jam terbang, sudah matang. Dan saya cukup bahagia dan puas dengan apa yang terjadi. Ibaratnya perusahaan yang bertransformasi sekarang adalah perusahaan yang sangat transparan, sesuai jobdesc masing-masing, tidak tergantung pada saya.

Sejauh ini ketika saya menunjuk Pak Eko sebagai CEO, beliau itu luar biasa bagaimana menyelesaikan masalah. I think he is doing very good even better than my expectations.

Sejak kapan SKB Food merencanakan untuk IPO?

Kita merencanakan IPO selama 3 tahun kemarin. Pelan-pelan kita bangun satu-satu. Ternyata alhamdulilah ketika di tahun 2022 ini kita sudah mulai meluncurkan saham perdana. Jadi ini memang benar-benar dream comes true.

Bagaimana perusahaan yang saya bangun, benar-benar dari kaki lima, dari trotoar yang kalau musim hujan dikejar orang gila karena mereka ambilin roti kita. Atau kejar-kejaran sama Satpol PP, gerobak diangkut nangis-nangis. I’ve been through all those things. Jadi kemarin itu saat IPO benar-benar enggak bisa berkata-kata. Speechless. 

Baba Rafi (SKB Food)  

Bagaimana strategi Anda membangun SKB Food sampai bisa IPO?

Langkah pertama di bisnis makanan adalah going online. Oleh karena itu kita bikin ghost kitchen di 2018. Setelah itu going reseller. Nah, yang ketiga adalah franchise atau waralaba.Selain itukita mulai dengan menggandeng partner bisnis atau investor di dalam perusahaan kita supaya mengerjakannya tidak sendirian. Tapi mencari partner ini tricky. Salah nyari partner juga wassalam. Jadi ini kita kan ibarat sebuah pernikahan ya harus hati-hati. Chemistry juga harus dibangun, sama-sama mengerti hak dan kewajiban, itu yang paling penting.

Langkah selanjutnya adalah bagaimana kita bisa menjadi perusahaan yang korporatisasi. Kita ingin melibatkan masyarakat Indonesia untuk menjadi pemilik supaya brand Baba Rafi ini menjadi brand yang harapannya bisa sustain di Indonesia. Dari dulu saya itu ingin banget Baba Rafi ini bukan hanya brand yang dimiliki orang per orang, tapi menjadi brand yang memang bisa dibanggakan Indonesia.

Terkait franchise, kita fokus pada bagaimana kita berikan nilai tambah. Contohnya di Baba Rafi kita tidak fokus pada penjualan kebab. Kebab is one thing, tapi kita juga fokus pada menjual franchise, what is franchise?

Actually [franchise] adalah IP (intellectual property). Kita menjual knowledge kita, bagaimana pengalaman kita jatuh bangun menjalankan bisnis selama 19 tahun. Tapi kita lakukan benar-benar dengan sistem, support karyawan, support marketing, dengan nama brand menjadi satu kesatuan di mana support system ini yang kita berikan ke franchise. Jadi mereka enggak perlu buka usaha dari 0 dan itu yang kita fokuskan.

Kalau melihat portofolio perusahaan, SKB Food bukan hanya menjual brand Baba Rafi, apa sebetulnya fokus bisnis perusahaan?

Memang di waralaba kita ada beberapa brand lain, tidak hanya Baba Rafi. Lini bisnis lainnya ada di supply chain sebenarnya. Kalau waralaba itu dulu fokusnya bagaimana membuat cabang sebanyak-banyaknya. Itu diperlukan karena memang ekspansi dan juga eksistensi diperlukan pada saat itu.

Makin kesini kita juga sudah mempunyai tim operasional yang kuat, sampai akhirnya kita mulai menggeluti dunia supply chain. Dari waralaba yang ada tadi, ternyata kita bisa menggali lebih, enggak cuma sekadar berjualan makanannya saja tapi bahan bakunya benar-benar dimaksimalkan.

Kita menjadikan jaringan-jaringan kita tadi untuk menjual bahan baku yang bisa dijual ke luar juga. Baik bahan baku jadi maupun setengah jadi. Jadi lebih ke business to business.

Ini ternyata luar biasa disambut pasar dan mungkin karena keahlian dari partner kita juga salah satunya itu. Ini kan jadi kayak menggabungkan sebuah keahlian.

Pandemi menghantam banyak bisnis di Indonesia, bagaimana Anda bertahan?

Jadi sebetulnya 95% bisnis kita itu ada di supply chain. Adapun sisanya adalah waralaba, termasuk Baba Rafi. Waktu pandemi itu kita sudah punya ghost kitchen, dan itu membantu sekali. Bisnis konvensional kan ada 3 hal yang membuat biaya-biaya itu tinggi: biaya sewa tempat, karyawan, dan operasional.

Ternyata dengan ghost kitchen ini bisa memangkas biaya-biaya tadi. Ibaratnya kita melakukan disrupsi karena zamannya sekarang sharing asset dan sharing economy.

Waktu pandemi itu orang mau investasi baru itu susah banget, makanya kita fokus di supply chain. Kalau sekarang sudah mulai bagus dan mulai banyak minat masyarakat utuk berinvestasi. Jadi waralaba sudah mulai jalan lagi.

Apa target yang dipatok setelah IPO?

Mohon maaf kalau soal angka-angka, saya tidak bisa menyebutkan karena saya lebih suka ngomongin kulturnya mungkin ya. Tapi memang kita akan akuisisi beberapa bisnis baru, sesuai yang ada di prospektus. Salah satunya adalah akusisi PT Laziza Rahmat Sentosa karena ini adalah perusahaan yang kita lihat dan kita nilai sangat kuat pada operasionalnya.

Kita juga melihat peluang untuk masuk ke lokasi-lokasi strategis seperti halte Trans Jakarta atau MRT. Kemarin kita baru tanda tangan agreement juga dengan pihak MRT, Trans Jakarta, dan Dewan Koperasi Indonesia. Jadi nanti kita mau membuka outlet di aset-aset koperasi yang biasanya sangat konvensional banget. Ini kita mau modernisasi untuk membuka cabang-cabang Baba Rafi di aset-aset mereka yang tersebar di seluruh Indonesia.

Anda berhasil mengubah kultur UMKM yang biasanya cair dan luwes menjadi sangat terstruktur dan bahkan sekarang masuk ke lantai bursa yang sangat teregulasi, apa tipsnya?

To be honest, saya masih baru di sini [di Bursa Saham]. Kalau ditanya tips mengubah ya kita harus sama-sama mau berkomitmen dan sama-sama menyadari posisi sekarang. Karena kalau kita masih, maaf masih mental attitude yang saya dulu begini sukses kok, itu enggak akan ke mana-mana. Ini adalah masalah kerja tim, bukan masalah personal.

To be honest it is hard for me. I am the founder, terus sekarang tiba-tiba mau ambil keputusan harus melalui banyak birokrasi. Tapi ini pelajaran baru dan saya sadar juga dengan adanya peraturan-peraturan di pasar modal akan menjadikan perusahaan lebih terbuka, lebih terstruktur, dan lebih transparan.

Saya pernah mengalami waktu masih jadi founder punya kekuasaan hampir absolut boleh dibilang. Tapi it is very hard ketika kita bekerja sendiri, sekarang kan kita bekerja beramai-ramai. Ada CEO dan saya bukan di posisi itu. Ada group of investors juga, pemegang saham, ada juga komisaris yang mengawasi, dan lain-lain. Jadi saling mengingatkan tapi tujuannya sama.

Apa fokus bisnis SKB Food ke depan setelah IPO?

Kita akan tetap fokus pada FnB dan juga kita tetap akan fokus pada supply chain untuk sekarang. Kita akan membuka beberapa outlet terutama di lokasi-lokasi strategis di Indonesia.

Berapa jumlah outlet yang akan dibangun? 

Kalau jumlahnya belum bisa kami sebutkan.

Setelah IPO, SKB Food yang menaungi Baba Rafi banyak menjadi rujukan bahwa UMKM ternyata bisa menjadi korporat dan bisa IPO, ada saran bagi UMKM lainnya?

Sebenarnya ketika kita melakukan korporatisasi di Baba Rafi lantas IPO, itu selain pembuktian kepada kita sendiri, juga kita sebenarnya berusaha untuk mendorong UMKM lainnya.

Saya juga penggiat UMKM dan menjadi mentor untuk beberapa program pemberdayaan UMKM di beberapa Kementerian. Kita sering juga menyemangati UMKM dan mendorong bagaimana UMKM ini bisa bertumbuh menjadi skala besar.

Ini juga pembuktian bahwa kalau selama kita mimpinya besar dan mau berubah, fokus pada misi yang kita terapkan, kita bisa menjadi apapun. Karena memang to be honest, kalau melihat PKL [pedagang kaki lima] jualan martabak pakai gerobak di pinggir jalan misalnya, saya kembali teringat pengalaman 19 tahun lalu dengan segala naik turunnya.

Saya rasa UMKM kalau mereka ingin melakukan yang sama, harus berani mengambil risiko. Kedua adalah not superman attittude ya, karena kalau kita menjadi owner itu kita merasa yang paling berkuasa. Jadi harus mau membagi beban dan tanggung jawab dengan tim. Selain itu, kita juga harus mau belajar dan berinovasi untuk menjadi perusahaan besar. Karena menjadi perusahaan besar itu tidak selalu nyaman apalagi as a founder karena kita dibatasi kewenangannya.

Kalau memang kita mau tumbuh, kita harus mau melalui semua itu. Dan saya rasa UMKM Indonesia ini luar biasa potensinya. Indonesia menawarkan berbagai potensi dan kemudahan yang terkadang bikin lupa untuk punya visi tumbuh lebih besar.

Tapi kalau kita ingin perusahaan memberi manfaat bagi banyak orang, go to IPO. Bila ingin menjadi perusahaan yang sustainable, yang bisa dibanggakan Indonesia, you go to IPO. tapi tergantung lagi, kembali kepada founder-nya, kepada UMKMnya, are you willing to do that?

Sebagai perempuan yang telah melewati banyak sekali tantangan, mindset seperti apa Anda pertahankan sampai sekarang?

Ini mungkin berkaitan dengan background. Saya anak tunggal enggak punya saudara, jadi dari kecil itu sepertinya sudah disiapkan oleh orang tua kalau kamu sendirian, enggak punya kakak, enggak punya adik.

Biar bagaimanapun harus bisa hidup sendiri, berdiri di kakimu sendiri. Mungkin itu yang saya pegang dari kecil sehingga saya itu adalah orang yang sangat mandiri. Orang tua saya enggak ada background pengusaha. Bapak saya kerja di bank, ibu saya kerja di Jamsostek.

Mereka berasal dari level biasa saja. Saya masih kecil pun kemana-kemana naik angkot di Surabaya. Tapi memang orang tua concern dengan pendidikan jadi mereka menetapkan standar yang tinggi untuk saya. Being a high achiever in life itu ada sisi baik dan buruknya di kehidupan. Sisi baiknya adalah kita selalu tahu goals kita ke mana, arahnya ke mana, kita akan melakukan apapun tentunya yang positif. Kita berkenalan, kita berkoneksi, menggali sebuah tujuan untuk mencapai goals itu.

News Related

OTHER NEWS

Paus Fransiskus Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan di Vatikan, Publik: Saking Horornya

Paus Fransiskus, Penguasa Vatikan [Foto: ANTARA] SuaraJogja.id – pemimpin Gereja Katolik sekaligus Kepala Negara Kota Vatikan Paus Fransiskus Vatikan turut mendoakan ratusan korban tewas dari Tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang Jawa ... Read more »

Video Oknum Polisi-TNI Tega Aniaya Suporter Arema Sebelum Tembakan Gas Air Mata, Warganet: Gak Kebayang Sakit Perih dan Seseknya

Suara.com – Depok.suara.com – Kericuhan besar yang terjadi pasca laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu (1/10/2022) malam terus menjadi sorotan publik. Hal ini ... Read more »

Polres Metro Jakarta Ungkap Kondisi Lesti Kejora Pertama Melapor, AKP Nurma: yang Namanya Perempuan Dia Lemas

Suara.com – Suara Denpasar- Polres Metro Jakarta Selatan mengungkap bagaimana kondisi Lesti Kejora saat pertama kali datang ke penyidik untuk melaporkan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini. Kondisi ... Read more »

Mau Tinggal Dekat Pasar Apung Kota Banjarmasin? Ini Rekomendasinya (I)

PROPERTI Mau Tinggal Dekat Pasar Apung Kota Banjarmasin? Ini Rekomendasinya (I) Salah satu ikon di Kota Banjarmasin adalah Pasar Apung yang bahkan dijadikan sebagai destinasi wisata di sana. October 3rd, ... Read more »

Anies Baswedan Boleh Tentukan Sendiri Cawapres 2024, Surya Paloh: Belum Apa-apa Sudah Cari Penyakit

TRIBUN-TIMUR.COM — Anies Baswedan diberi kesempatan oleh Partai Nasdem untuk menentukan sendiri sosok calon pendampingi jika maju Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024. Hal itu diungkapkan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh ... Read more »

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Komisi X DPR Segera Panggil PSSI, Kemenpora RI, Hingga Kepolisian

Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda di Gedung DPR-MPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2019) sore. [Suara.com/Arief Apriadi] Suara.com – Komisi X DPR RI segera menjadwalkan pemanggilan pihak-pihak terkait dengan tragedi ... Read more »

Kapolri Dikecam Warganet Karena Tawarkan Anak Korban Tragedi Kanjuruhan Masuk Polisi

Suara.com – Selebtek.suara.com – Begitu banyak warganet  di jagat maya  yang melontarkan kritik tajam  hingga kecaman kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowol yang belum lama ini menawarkan posisi di ... Read more »

Harga Tiket Kapal DLN Batu Layar dan DLN Oasis Terbaru Oktober 2022 Lengkap Rute Surabaya ke Lombok

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Terbaru harga tiket kapal DLN Batu Layar dan harga tiket kapal DLN Oasis bulan Oktober 2022 lengkap untuk rute penyeberangan dari Surabaya ke Lombok. Penyeberangan DLN Batu ... Read more »

Elektabilitas 2 Tokoh ini Terus Naik sementara Anies Stagnan

Elektabilitas 2 Tokoh ini Terus Naik sementara Anies Stagnan jpnn.com – JAKARTA – Elektabilitas Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus naik. Hal tersebut terlihat ... Read more »

Aduan Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis Nurkholis Resmi Diterima Dewan Pers

LBH Pers menyerahkan draf aduan ke Dewan Pers berisi kronologi peristiwa yang dialami Nurkholis Lamaau, redaktur cermat.co.id usai menayangkan opini berjudul hirup debu batubara dapat pahala. Dok: LBH Pers Lembaga ... Read more »

Sudah Minta Maaf dan Hapus Konten, Baim Wong dan Paula Verhoeven Akan Tetap Diproses Hukum Agar Jera

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA – Meski sudah meminta maaf kepada Polsek Kebayoran Lama, Baim Paula dan Paula Verhoeven akan tetap diproses hukum oleh kepolisian. Konten KDRT tersebut juga telah dihapus dari YouTube ... Read more »

LPSK: Korban Tragedi Kanjuruhan Bisa Tuntut Ganti Rugi ke Pelaku

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan para korban tragedi Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, dapat menuntut restitusi alias ganti ... Read more »

Anies Diusung Nasdem Jadi Capres, Politikus PDI-P Singgung Program Pemprov DKI yang Belum Tuntas

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (15/7/2019) JAKARTA, KOMPAS.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI dari Fraksi PDI-P, Gembong Warsono, ... Read more »

Jokowi Beri Santunan Rp50 Juta untuk Setiap Korban Meninggal Dunia dalam Peristiwa di Stadion Kanjuruhan

Presiden Joko Widodo berpidato dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2022 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/8/2022). (Muchlis Jr – Biro Pers Sekretariat Presiden) Suara.com – Presiden Joko Widodo ... Read more »

Daftar Lineup, Lokasi, Cara Dapatkan dan Harga Tiket Festival DJ Djakarta Warehouse Project 2022

TRIBUNSUMSEl.COM – Inilah daftar lineup, lokasi, cara dapatkan dan harga tiket Festival DJ Djakarta Warehouse Project (DWP) 2022 Acara rave party di tanah air sempat redup karena pandemi covid-19. Sampai-sampai ... Read more »

Pengamat Lihat Cara Anies Baswedan Mirip Jokowi Saat Disinggung Soal Calon Presiden, Kok Bisa?

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah resmi diusung sebagai calon presiden 2024 oleh Partai NasDem. Namun, diberbagai kesempatan ia enggan ... Read more »

10 Tersangka Khilafatul Muslimin Diserahkan ke Kejaksaan, Persidangannya Kapan?

10 Tersangka Khilafatul Muslimin Diserahkan ke Kejaksaan, Persidangannya Kapan? jakarta.jpnn.com, KEBAYORAN LAMA – Plt Kepala Subdirektorat Keamanan Negara (Kasubdit Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Liston Marpaung menyatakan pihaknya menyerahkan ... Read more »

PROFIL Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana yang Dijuluki Crazy Rich Malang, Kini Tengah Berduka

TRIBUNSUMSEL.COM – Berikut profil�Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana atau Juragan 99 yang dijuluki Crazy Rich Malang. Kabar duka tengah menyelimuti dunia sepak bola Indonesia atas tragedi kerusuhan di Stadion ... Read more »

Sosok Iwan Bule, Ketua PSSI Viral Ucap 'Hadirin yang Berbahagia' saat Konpres Tragedi Kanjuruhan

TRIBUNJATIM.COM – Sosok Iwan Bule, Ketua PSSI� menjadi sorotan karena tragedi Kanjuruhan.� Diketahui ratusan orang meninggal dunia karena kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, usai pertandingan Arema FC vs ... Read more »

Bunga Pembiayaan Multifinance Belum Naik Meski BI Rajin Kerek Suku Bunga

Bunga Pembiayaan Multifinance Belum Naik Meski BI Rajin Kerek Suku Bunga KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kendati Bank Indonesia sudah menaikkan suku bunga acuan dalam dua bulan berturut-turut, beberapa perusahaan pembiayaan masih belum ... Read more »

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Mahfud Minta Polri Evaluasi Pejabat Strukturalnya di Jawa Timur

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (3/10/2022). JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, ... Read more »

Begini Cara Mengetahui Lokasi SPBKLU dan SPKLU Terdekat

Pegawai Dinas ESDM Jawa Tengah mengisi daya mobil listrik di salah satu Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik umum (SPKLU), Senin (19/9/2022). JAKARTA, KOMPAS.com – Kendaraan listrik saat ini tengah menjadi transportasi ... Read more »

Pimpinan Pondok Pesantren di Jambi Perkosa Santriwati Sejak Tahun 2019

Polres Muaro Jambi mengungkapkan kasus pemerkosaan yang dilakukan pimpinan pondok pesantren. (Foto: Dok Polres Muaro Jambi) Jambikita.id – Pria bernama Abdul Aziz (47), pimpinan pondok pesantren yang berada di Kecamatan ... Read more »

Hujan Deras Mengguyur, Akses Jalan Desa di Pacitan Terputus Longsor

Longsor memutus akses jalan desa di Pacitan Jawa Timur [Foto: ANTARA] SuaraJatim.id – Hujan deras mengguyur sejumlah daerah di Jawa Timur ( Jatim ), salah satunya Kabupaten Pacitan. Akibatnya longsor ... Read more »

Ingin Bantu Kaum Dhuafa dan Anak Yatim, Mantan Kapolres Batubara Daftar Bacaleg DPR RI dari Nasdem

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – DPW Partai Nasdem Sumatera Utara mulai membuka pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) untuk Pemilu 2024 pada hari ini, Senin (3/10/2022).� Satu di antara peserta yang mendaftar adalah ... Read more »

BSU 2022 Tahap 4 Mulai Cair Minggu ini, Begini 2 Cara Cek Penerimanya

Ilustrasi cara cek penerima BSU tahap 4 di situs web bpjsketenagakerjaan.go.id atau bsu.kemnaker.go.id. KOMPAS.com – Bantuan Subsidi Upah 2022 sebesar Rp 600.000 (BSU 2022 Rp 600.000) resmi disalurkan oleh Kementerian ... Read more »

Keberadaan Rizky Billar Kini Tak Diketahui, Suami Lesti Kejora Tak Lakukan Aktivitas di Rumah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Rumah tangga Rizky Billar dan Lesti Kejora kini sedang disoroti.� Heboh diduga telah melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) pada Lesti Kejora, kini keberadaan Rizky Billar dipertanyakan. Seperti diketahui, ... Read more »

Sulawesi Selatan Raih Penghargaan Provinsi Terbanyak Membuat Desa Wisata

Spot wisata di Desa Je’netallasa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan [SuaraSulsel.id/Dokumentasi Rusdin Tompo] SuaraSulsel.id – Provinsi Sulawesi Selatan meraih penghargaan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. ... Read more »

'Mami Dikasih Duit Jajan' Diam-diam Beri Uang ke Wanita Lain, Borok Rizky Billar Terkuak: Jahat

SRIPOKU.COM – Berikut pengakuan Isa Zega yang diberi uang oleh Rizky Billar suami Lesti Kejora.� Usai isu KDRT mencuat, rumah tangga Lesti Kejora dan Rizky Billar jadi sorotan publik.� Rizky ... Read more »

Ganjar Lapang Dada, Hati NasDem Bertambat ke Anies

Sebelumnya Ganjar Pranowo saat namanya masuk dalam bursa Capres dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) NasDem Semarang: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghormati dan menghargai keputusan Partai NasDem yang mendeklarasikan Anies Bawesdan menjadi Calon ... Read more »

Google Pixel Watch Bisa Bertahan Hingga 50 Meter di Bawah Air

Google Pixel Watch juga dikabarkan mengusung fitur tahan air 5ATM, dapat dikenakan hingga kedalaman 50 meter. Jakarta: Rumor yang beredar menyebut Google akan merilis Pixel Watch pada tanggal 6 Oktober ... Read more »

2.467 Wisatawan Mancanegara Berkunjung ke Riau Selama Agustus 2022

Ilustrasi wisatawan mancanegara (Shutterstock) SELASAR RIAU, PEKANBARU – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Agustus 2022 terdapat 2.467 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Provinsi Riau. “Namun kunjungan itu ... Read more »

Deklarasi Anies Baswedan Jadi Capres Terkait Kasus Formula E di KPK? Surya Paloh: Mana Kita Tahu

WARTAKOTALIVE, JAKARTA – Deklarasi Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) dari Partai NasDem, digelar lebih awal, dari rencana pada 10 November 2022. Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh lantas menjelaskan ... Read more »

Bukan Hanya Faktor Keturunan dan Hormon, 10 Kebiasaan Buruk Pemicu Jerawat

Suara.com – TANTRUM – Kulit bebas jerawat adalah impian banyak orang. Melakukan banyak hal untuk mendapatkan kulit impian. Tapi, meskipun telah membersihkan kulit secara rutin dan menggunakan krim anti jerawat, ... Read more »

Kesenian Kulintang Perunggu dan Mandi Safar Air Hitam Laut Masuk Daftar Warisan Budaya Tak Benda

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK – Kesenian Kulintang Perunggu dan tradisi Mandi Safar Air Hitam Laut asal Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi masuk dalam daftar Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia. Penetapan ... Read more »

Presiden Jokowi Beri Santunan Rp50 juta Untuk Setiap Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan pemerintah atau Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan santunan kepada masing-masing keluarga korban meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan sebanyak Rp50 juta. Menurut ... Read more »

Kim Hawt Sebut Transgender Selingkuhan Rizky Billar Akan Muncul, Kuak Bukti Jika 1 Syarat Dipenuhi

TRIBUNJATIM.COM – Kim Hawt tak menutup kemungkinan bahwa selingkuhan Rizky Billar yang seorang transgender akan muncul untuk mengungkapkan bukti perselingkuhan. Namun Kim Hawt memilih menahan sosok yang disebut transgender tersebut muncul ... Read more »

Tips Memilih Investasi yang Tepat saat Resesi Ekonomi, Ada 2 Pilihan Ini

TRIBUNBATAM.id – Ekonomi dunia diprediksi akan mengalami resesi di tahun 2023. Itulah yang dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati belum lama ini. Hal ini seiring dengan tren kenaikan suku bunga ... Read more »

Kenaikan Harga BBM Jadi Biang Kerok, Inflasi RI Hampir Tembus 6 Persen

Ilustrasi inflasi (pixabay.com) Suara.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi Indonesia terus menunjukan peningkatan yang luar biasa pasca kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Dimana pada bulan ... Read more »

Raja Charles Disebut Bakal Copot Gelar Kerajaan Putri Beatrice dan Putri Eugenie

Raja Charles kemungkinan akan mencopot gelar kerajaan Putri Beatrice dan Putri Eugenie lantaran ayah mereka, Pangeran Andrew, terlibat skandal dengan gadis di bawah umur. “Naas bagi Putri Eugene dan Beatrice, ... Read more »
Breaking thailand news, thai news, thailand news Verified News Story Network