Bagaimana Kadal Bisa Terhindar dari Kematian Akibat Ular Berbisa ?

bagaimana kadal bisa terhindar dari kematian akibat ular berbisa ?

Ilustrasi kadal memakan ular

KOMPAS.com – Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Universitas Queensland telah menjelaskan bagaimana beberapa kadal telah berevolusi memiliki kemampuan untuk melawan racun dari ular berbisa.

Sebagai informasi, beberapa kadal suka memangsa ular, hal ini masuk akal karena mereka sering kali tinggal di wilayah yang sama.

Namun pola makan seperti ini memiliki risiko tersendiri karena beberapa ular berbisa.

Sehingga dalam kasus tersebut, punya resistensi terhadap racun merupakan keuntungan sekaligus dapat menjadi penentu antara hidup dan mati seekor kadal.

Untuk mengetahuinya, peneliti pun mengekplorasi bagaimana kadal menangani racun dengan mempelajari 27 spesies kadal varanid (25 di antaranya berasal dari Australia), dan menemukan cerita yang jauh lebih kompleks dari yang mereka bayangkan.

Resistensi bisa ular

Mengutip IFL Science, Rabu (27/3/2024) kadal telah mengembangkan dua metode perlawanan bisa yang sangat berbeda.

Misalnya saja pada komodo yang mengandalkan kulit mereka yang tebal.

Kulit itu cukup untuk melindungi mereka dari gigitan ular, sementara gigi besarnya digunakan untuk memotong-motong ular dengan cepat.

“Penemuan ini menunjukkan bahwa ukuran dan pertahanan mekanis dapat mengurangi kebutuhan akan ketahanan terhadap bahan kimia, evolusi lebih mengutamakan otot dibandingkan biokimia,” tulis peneliti dalam makalahnya.

Sedangkan kadal yang lebih kecil, tidak memiliki kemampuan seperti itu, jadi mereka mengembangkan pertahanan biokimia.

Tim peneliti menemukan beberapa kadal mengembangkan saraf yang kurang rentan terhadap neurotoksin ular.

Dalam kasus resistensi neurotoksin, waktu respon saraf menjadi lebih lambat.

Akibatnya, ketika kadal kecil berada di tempat yang tidak banyak ular, mereka dengan cepat kehilangan daya tahan untuk melawan bisa ular.

Hal tersebut terjadi ketika kadal berpindah ke tempat di mana kadal merasa aman, seperti pepohonan atau di luar jangkauan ular.

Sementara ketika kadal berada dalam jarak dekat dengan ular, mereka kembali mengembangkan perlawanan terhadap bisa ular.

“Adaptasi yang rumit ini telah menghasilkan keuntungan dan kerugian dari waktu ke waktu dan menunjukkan bahwa evolusi tidak selalu menuju ke satu arah,” ungkap peneliti.

Di sisi lain, ular juga terus menerus mengembangkan racun baru yang dapat mengatasi resistensi kadal terhadap bisa mereka, sehingga menciptakan senjata biologis.

Studi ini dipublikasikan di International Journal of Molecular Sciences.

News Related

OTHER NEWS

Ketua TPN Minta Kampanye Ganjar-Mahfud Dipenuhi Lautan Manusia

Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Presiden, Arsjad Rasjid ditemui di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (1/10/2023) sesaat sebelum penutupan Rakernas IV PDI-P. JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) ... Read more »

Hasil Survei Terakhir Jelang Kampanye Capres 2024,Prabowo Unggul versi 5 Lembaga,Ganjar di LPI

TRIBUN-TIMUR.COM – Hasil survei terbaru lembaga survei calon presiden-wakil presiden RI jelang kampanye terbuka. Dari tujuh lembaga survei, dominan unggulkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming. Ketiga pasangan calon presiden kini berebut elektabilitas ... Read more »

Pecahkan Banyak Rekor, Red Bull Harus Bayar Mahal Pendaftaran F1 2024

Tim yang bermarkas di Milton Keynes ini menampilkan salah satu performa paling dominan dalam sejarah F1 musim ini, dengan para pembalapnya memborong 21 kemenangan dari 22 balapan. Ia mengamankan kedua ... Read more »

PROMO Indomaret andamp Superindo Besok 29 November 2023: White Koffie Harga Khusus,Sensodyne Rp24.900

TRIBUN-BALI.COM – PROMO Indomaret & Superindo Besok 29 November 2023: White Koffie Harga Khusus, Sensodyne Rp24.900 Berikut ini adalah Katalog Promo Indomaret dan Superindo untuk besok hari Rabu, 29 November ... Read more »

Finsensius Mendrofa Masuk Tim Deputi Hukum TPN Ganjar - Mahfud, Begini Profilnya

Finsensius Mendrofa Masuk Tim Deputi Hukum TPN Ganjar – Mahfud, Begini Profilnya jpnn.com, JAKARTA – Pengacara Finsensius Mendrofa resmi ditunjuk menjadi Wakil Direktur Eksekutif Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) ... Read more »

Indosat Caplok 300.000 Pelanggan MNC Play

Ilustrasi MNC Play KOMPAS.com – Operator seluler Indosat Ooredoo Hutchison (IOH atau Indosat) menyelesaikan proses akuisisi pelanggan PT MNC Kabel Mediacom (MNC Play) pada Senin (27/11/2023). Ada sebanyak 300.000 pelanggan ... Read more »

Pelawak Srimulat Eko Londo Meninggal Dunia, Sempat Alami Kecelakaan

Pelawak Srimulat Eko Londo Meninggal Dunia, Sempat Alami Kecelakaan Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air, Bunda. Pelawak yang tergabung di Srimulat, Eko Londo meninggal dunia di usia 66 ... Read more »
Top List in the World